Home » Berita Terkini » HotNews
Kasus Anggota DPRD Diduga Selingkuhi Pembantu Rumah Tangga

Dipanggil BK DPRD Jombang, Nita Mangkir

Ahmad Tohari dan Nita Safitri FOTO : TRIBUNNEWS.COM

JOMBANG | SURYA Online - Nita Savitri, 28, mantan pembantu rumah tangga (PRT) anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kabupaten Jombang, Ahmad Tohari, 44,  mangkir dari pemanggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD setempat, Sabtu (30/10/2010).  Nita   —yang diduga merupakan selingkuhan Tohari—   tidak hadir dengan alasan sedang mencari pekerjaan ke luar kota.

Adapun pemanggilan perempuan asal Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Jatim, ini terkait dugaan skandal seksualnya dengan sang anggota dewan yang juga politikus Partai Demokrat (PD) Jombang. Alasan ketidakhadiran Nita diungkapkan Ketua BK DPRD Jombang, Cakup Ismono. “Hal itu sesuai dengan surat keterangan yang dikirim Ketua RT Jogomerto,” katanya, saat dihubungi, Sabtu (30/10).

Cakup berjanji melakukan pemanggilan kedua. Jika tetap tidak bisa hadir, lanjutnya, BK akan melakukan pemanggilan secara paksa dengan bantuan pihak kepolisian. Kesaksian Nita dianggap Cakup sangat penting karena Nita termasuk saksi kunci sekaligus korban.

Sebagaimana diberitakan, Tohari digugat cerai istrinya, Endang Ekowati, 43, karena Endang menduga Tohari berselingkuh dengan Nita Safitri. Bukti yang diajukan Endang, antara lain, foto-foto telanjang Nita dan SMS berbau cabul yang tersimpan dalam ponsel Tohari.

Merespons masalah itu, pihak DPC PD Jombang, Agustus lalu, mencopot Tohari dari kursi ketua Fraksi PD dan ketua Komisi D DPRD Jombang. Kini DPC PD menunggu rekomendasi BK untuk menjatuhkan sanksi lanjutan terhadap Tohari.

Adapun Tohari sejauh ini membantah dirinya berselingkuh dengan Nita Savitiri. Bahkan pada 25 Oktober lalu kepada wartawan dirinya menunjukkan surat keterangan dari Rumah Sakit Siloam Surabaya, yang menyebut selaput dara (hymen) Nita masih utuh. Dalam surat tertanggal 27 Agustus 2010 yang ditandatangani dr Ira Rasjad SpOG itu diterangkan selaput dara Nita tidak didapatkan robekan alias utuh.

Masuk Kamar Nita

Menurut Cakup, BK sebelumnya sudah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu anak Tohari. Dalam pemeriksaan itu terungkap, Tohari pernah masuk dan tidur di kamar Nita ketika Nita masih menjadi pembantu di rumah Tohari. Saat itu, sesuai pengakuan salah satu anak Tohari, Endang Ekowati sedang menunaikan ibadah haji.

“Kesaksian ini perlu dikroscek dengan Nita untuk lebih memperoleh keterangan akurat,” imbuh Cakup.

Mengenai surat keterangan dokter yang menyebut selaput darah Nita masih utuh, Cakup Ismono menegaskan surat keterangan seperti itu tidak diperlukan. Sebab, katanya, perselingkuhan tak harus dibuktikan dengan robeknya selaput dara.

Penulis : Sutono

Editor : Junianto Setyadi

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "