BANDAR LAMPUNG | SURYA Online - Sejumlah warga Pulau Sebesi selama empat hari terakhir kerap mendengar dentuman aktivitas magma di Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda.
“Suaranya seperti petir. Pada malam hari, lava pijar juga sering terlihat,” ujar Ahyar Abu, warga Pulau Sebesi, Jumat (29/10/2010).
Ahyar menambahkan, sisa-sisa abu vulkanik juga sering terbawa angin serta mengotori rumah-rumah warga dan masjid. Beberapa hari terakhir, warga memiliki aktivitas baru, yaitu membersihkan abu yang terbawa angin. Menurut dia, aktivitas semacam ini kali terakhir terjadi pada Oktober 2009.
Meskipun demikian, ia mengatakan, warga Sebesi tidak khawatir akan ancaman Krakatau meletus. “Itu sudah sering terjadi, hampir tiap tahun. Kami sudah terbiasa,” ujar dia.
Pulau Sebesi adalah pulau berpenghuni yang terdekat dengan GAK. Pulau yang berada di wilayah Lampung Selatan ini dihuni 2.750 orang dan memiliki sejumlah fasilitas penginapan.
Penulis : Yulvianus Harjono/kcm
Editor : Sugeng Wibowo