Home » Berita Terkini

PDIP Ogah Masuk Kabinet SBY

SURABAYA-SURYA- Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Maruarar Sirait menegaskan, partainya sama sekali tidak tergoda kursi menteri dalam reshuffle kabinet yang mungkin dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Keputusan partai sudah tegas, memilih jadi oposisi. Itu hitam putih, tidak abu-abu. Siapa pun kader yang melawan, ada sanksi tegas,” jelas Maruarar usai melantik pengurus Departemen Pelajar, Mahasiswa dan Pemuda PDIP Jatim, Kamis (28/10).

Pilihan oposisi itu keputusan kongres, yang merupakan forum tertinggi. Keputusan itu hanya bisa dicabut lewat kongres atau kongres luar biasa (KLB). “Ibu Mega sangat konsisten dengan keputusan partai,” jelasnya

Anggota Komisi IX DPR ini menambahkan, partainya akan kembali masuk pemerintahan lewat Pemilu 2014 mendatang. ” Kalau PDIP menerima menteri, apa bedanya dengan partai-partai yang pragmatis. PDIP ingin elegan, merebut kepercayaan rakyat 2014,” tegasnya.

Lagi pula, lanjut Maruarar, reshuffle kabinet juga tidak akan menjamin masalah kerakyatan teratasi karena problem mendasar sebenarnya bukan pada menteri, tapi pada presiden.

“Menteri tugasnya membantu presiden. Yang milih juga presiden, malah proses seperti drama luar biasa, ada pakta integritas segala. Jadi kalau mau fair, koreksinya ya pada presiden,” tandasnya.nian

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "