Home » Berita Terkini

Larikan Istri Orang, Rismanto Nyaris Dibakar Massa

PAMEKASAN SURYA Online - Kemarahan warga Desa Keramat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan memuncak saat mengetahui Hari Rismanto, 34, warga Jl Gubeng Kertajaya VIIA, Surabaya,  diduga hendak membawa kabur istri orang, Ny  Ayuni, Kamis (28/10/2010) sekitar pukul 00.30 WIB.  Ratusan pria dan wanita pun menghajar Hari Rismanto.

Massa bahkan berniat membakar hidup-hidup pria hidung belang tersebut.  Beruntung polisi cepat datang ke lokasi. Jika terlambat lima menit saja mungkin korban sudah mati dalam keadaan terpanggang.

Meski nyawanya terselamatkan, namun kondisi ayah tiga anak itu mengenaskan. Korban tidak sadarkan diri dengan kondisi gegar otak ringan. Lengan kanannya patah, wajah dan sekujur tubuhnya babak belur

Setelah menjalani perawatan dokter di Klinik Polwil Madura, Rismanto  —yang baru dua bulan tinggal di rumah kos di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan—  dimintai keterangan di Polres Pamekasan. Adapun Ayuni dan suaminya berikut anaknya menghilang dari rumah.

Menurut sumber di lokasi kejadian, kasus ini bermula dari perselingkuhan antara korban dengan Ayuni, ibu tiga anak warga Desa Keramat, yang sudah berlangsung sekitar 1,5 bulan lalu.  Awalnya, Rismanto yang pedagang keliling peralatan tabung gas elpiji (berupa selang, karet dan regulator), bersama temannya menggelar demo memperagakan keunggulan barang dagangannya di rumah Yuni, disaksikan sejumlah ibu.

Rupanya sejak kali pertama bertemu, dia menaruh hati kepada Yuni sehingga berlanjut saling mengirim SMS dan kontak telepon. Bahkan diam-diam keduanya mengadakan pertemuan. Karuan saja, perselingkuhan keduanya menjadi pergunjingan warga dan memancing kejengkelan suaminya. Hanya, suami Yuni belum bertindak karena tidak melihat sendiri.

Bertemu di SPBU

Beberapa jam sebelum kejadian, Rabu (27/10) sekitar pukul 22.00 WIB, Yuni diantar familinya bertemu Rismanto di areal SPBU Ambat, berjarak sekitar enam km  arah timur rumah Yuni. Ulah keduanya ketahuan warga, yang kemudian memberitahu suami Yuni dan warga lain. Kemudian sejumlah warga berangkat menuju areal SPBU, namun Rismanto dan Yuni sudah kabur ke arah barat mengendarai sepeda motor Honda Revo  milik Rismanto.

Warga mengira korban hendak membawa kabur Yuni ke Surabaya. Kemudian korban dikejar dan diberhentikan di tengah jalan. “Mau dibawa ke mana wanita ini? Ayo turun, ini istri orang,” kata warga sambil memukul tubuh korban.

Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKP Nur Amin, saat diminta  konfirmasi mengakui adanya kasus itu. Ia mengatakan masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk suami Yuni.

Penulis : Muksin

Editor : Junianto Setyadi

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "