DAMAI - Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak berfoto bersama perwakilan dua kelompok yang bertikai di ruangan rapat VIP Bandara Internasional Juwata Tarakan, Rabu (29/9/2010) malam.
Tarakan - SURYA- Dua kelompok bertikai di Tarakan, Kalimantan Timur akhirnya menandatangani kesepakatan damai, Kamis (29/10) malam. Kesepakatan ini ditandatangani di Bandara Tarakan, dengan disaksikan Gubernur Kaltim Awang Faroek, Wakil Kapolda Kaltim, Pangdam TNI, dan perwakilan tokoh adat.
Kesepakatan dicapai setelah kedua belah pihak yang bertikai melakukan mediasi yang digagas sejumlah tokok masyarakat. Ada sepuluh poin yang tercatat dalam kesepakatan damai, diantaranya mengakhiri seluruh pertikaian yang terjadi, serta menghalau massa dari luar Tarakan yang berniat datang ke wilayah itu.
Kondisi di kota Tarakan sendiri berangsur normal dan mulai kondusif. Masyarakat mulai berani untuk ke luar rumah dan beraktivitas. Namun, sekolah dan toko tampak masih belum beroperasi. Sejak kerusuhan ini pecah pada Senin (27/9), anak-anak sekolah memang diliburkan dan toko-toko memilih tutup. Perekonomian di Tarakan pun lumpuh selama beberapa hari. tvOne/tribun timur
Editor : jps