Bangkalan - Surya- Melalui APBN, Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) menyatakan telah menyediakan anggaran Rp 700 miliar untuk pengembangan wilayah Suramadu sisi Madura.
Hal ini diungkapkan Kepala BPWS Edy Purwanto, Rabu (29/9). Selain untuk pengembangan di sekitar Suramadu, katanya, dana itu juga buat perbaikan jalur lintas selatan di wilayah Bangkalan hingga ke Sumenep. “Rp 100 miliar untuk jalan lintas selatan di Bangkalan hingga ke Sumenep,” tuturnya.
BPWS punya otoritas pembangunan infrastruktur pada 600 hektare lahan di sekitar Suramadu yang telah disediakan Pemkab Bangkalan. Tahap awal, BPWS akan fokus pada pembangunan infrastruktur di lima hektare sebelah barat di kaki Suramadu sisi Madura. “Ada 10 hektare yang menjadi prioritas kami sebagai langkah awal. Tapi, lima hektare lainnya akan dibiayai APBD provinsi,” paparnya.
Adapun lima hektare yang akan menggunakan dana APBN itu, lanjut Edy, akan diproyeksikan untuk pembangunan rest area, tujuan relokasi PKL (pedagang kaki lima), SPBU, food court, ruang terbuka hijau (TRH), museum, dan masjid. “Pembebasan lahannya telah dimulai 2010 ini. Sedangkan pelaksanaan pembangunan akan dimulai 2011 nanti,” katanya.
Kepala Bappeda Bangkalan, Eddy Moeljono menyatakan meski pembangunan fokus ke Suramadu, hal ini tidak akan menyebabkan Kota Bangkalan mati. “Di segi pendapatan, ada peningkatan klausul perizinan ke pemkab. Kami welcome jika diberi kewenangan mengelola semua itu,” ujarnya.
Selain itu, katanya, Pemkab Bangkalan juga akan ikut andil dalam pembangunan guna mengimbangi langkah BPWS yang fokus pada wilayah Suramadu sisi Madura. Menurutnya, pada 2011 nanti, pemkab juga telah memprioritaskan pembangunan beberapa infrastruktur. nst32
Editor : jps