Home » Surabaya Metro

Antisipasi Teroris, Kos Mewah Dirazia

SURABAYA - Surya- Petugas gabungan Polsekta, Satpol PP, Koramil, dan kecamatan Dukuh Pakis merazia tempat kos mewah di kawasan Dukuh Kupang Barat, Rabu (29/9). Razia yang diakukan dengan menyisir beberapa rumah kos itu untuk menjaring dan sosialisasi surat keterangan tinggal sementara (SKTS) sekaligus mengantisipasi keberadaan teroris.

Dalam razia petugas mendatangi beberapa tempat kos, terutama rumah kos yang menyediakan fasilitas mewah dengan harga wah, seperti rumah kos di Jl Dukuh Kupang Barat XXXII dan Dukuh Kupang Barat XXIX.

Rumah kos yang rata-rata merupakan bangunan dengan lahan luas dan bertingkat itu jadi sasaran operasi karena penghuninya sulit terpantau. Para penghuni yang terdiri dari mahasiswa dan pekerja itu jarang bersosialisasi, mengingat kondisi kos yang terkesan eksklusif dan tertutup. Bahkan salah satu rumah kos memiliki fasilitas garasi pribadi di masing-masing kamar, tak ubahnya hotel.

Namun, petugas justru bersikap lunak meski mayoritas penghuni kos yang sewanya di atas Rp 1 juta/bulan itu tak memiliki SKTS. Tidak ada penghuni kos yang dibawa ke kecamatan untuk menyelesaikan administrasi. Bahkan petugas memilih mengurungkan razia di satu rumah kos ketika pemiliknya menolak dirazia.

Salah satu penghuni kos di Jl Dukuh Kupang Barat XXIX, Gloria mengatakan tidak keberatan dirazia. Tapi, dia menilai cara itu tidak efektif. “Seharusnya pengurusan SKTS disampaikan sejak kami pertama masuk, bukan seperti ini,” ujar perempuan asal Jakarta itu.

Ketua RT 5 RW 8 Kelurahan Dukuh Kupang Endang Susari menilai razia memang perlu dilakukan secara berkala. “Kalau seperti ini lebih baik, jadi semua ikut bekerja, polisi dan petugas bisa ikut mengawasi langsung, bukannya meminta tanda tangan saja,” ujar Sari.

Kasi Trantib Kecamatan Dukuh Pakis Agus Utarto menyatakan razia penghuni kos itu merupakan kegiatan rutin untuk menghindari tindak kejahatan. “Bagi yang belum mengurus SKTK, KTP aslinya kami sita dan kami beri surat keterangan dari camat, ” ujar Agus di sela razia.nrey

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "