SIDOARJO - Surya- Siswi kelas VIII SMP 1 Bhayangkari Surabaya bernama Demi Lanstome Sabatini (14) asal perumahan Juanda Regency blok G 20 dikabarkan tidak pulang selama tiga hari pascaberangkat sekolah, Senin (27/9) lalu.
Gadis Indo Australia itu Senin pagi berangkat sekolah dengan diantar oleh Drasti Sosialis Tini dari pintu gerbang perumahan sebelah barat tepatnya depan PT Salim Pabean Sedati.
Ibu korban sempat memberitahukan ketidakpulangan Demi ini ke Polsek Waru. Tini merasa khawatir atas keselamatan Demi.
Kapolsek Waru AKP Haraharap membenarkan kedatangan Tini ke Polsek Waru dengan membawa foto Demi. Namun dia berjanji kalau sampai tiga hari belum pulang juga, maka dirinya akan lapor. ”Dan korban kita sarankan, jika lapor ke Polsek Sedati saja, karena masuk wilayah hukum Sedati,” ujarnya.
Sayangnya saat wartawan berita ini mencoba konfirmasi ke rumah korban, rumah berlantai dua itu sepi atau penghuninya sedang keluar.
Informasi yang dihimpun dari lokasi, Demi itu mempunyai ciri anaknya tinggi cantik berambut pirang dan giginya memakai kawat. ”Yang paling gampang dikenali, gadis itu mempunyai tahi lalat di samping kanan hidung,” terang salah satu tetangganya.
Informasi seputar hilangnya Demi juga muncul di salah satu akun Twitter dari pemilik bernama Widayati. Dalam statusnya Widayati menuliskan: Demi Lanstome Sabatini,mridSMPsby Kls2,14th,t168, tahillat dpipi knan,dlporkn hlang olhIbuny NyTina.
Status itu diterbitkan pukul 21.00 WIB kemarin. Widayati bahkan memasang foto Demi bersama pria bule.nbjt/ytz
Editor : jps