Home » Malang Raya

Tewas Terjerat Sarung Sendiri

Keasyikan Bersihkan Wortel
PUJON - SURYA-
Buruh pencuci wortel ditemukan tewas tergantung di mesin pencuci wortel dengan sarung terlilit leher. Penyebab kematian buruh itu, Sujadi, 46, warga Dusun Lebo, Desa Madirjo, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang hingga kini masih misteri.

Penyebab kematian Sujadi memang masih tanda tanya. Tidak jelas, apakah ia meninggal karena dibunuh atau bunuh diri. Terlebih pihak keluarga langsung menguburkannya tanpa memberitahukan pihak Polsek Pujon. Akibatnya kepolisian pun tak bisa memastikan penyebab kematian korban.

Peristiwa tragis yang menimpa korban terjadi sekitar pukul 04.00 WIB pada Minggu (29/8). Saat itu, usai makan sahur, Sujadi berpamitan kepada istrinya untuk berangkat kerja yakni membersihkan wortel di rumah juragannya, Halimuddin, 55, warga Dusun Lebo, Desa Madirjo, Kecamatan Pujon.

Karena saat itu masih gelap dan cuaca masih terlalu dingin, korban melilitkan sarungnya ke lehernya untuk mengurangi rasa dingin. Menurut keluarga Sujadi, melilitkan sarung di leher telah menjadi kebiasaan pria nahas itu, termasuk juga kebiasaan banyak pria di Pujon.

“Di tempat pencucian wortel, saat ini belum ada seorang pun yang datang, yang pertama ya Sujadi itu. Jadi, tak ada yang tahu persis kejadian yang menimpanya,” ungkap Jono, tetangga korban.

Diduga karena asyik memasukkan wortel ke mesin pencuci wortel (warga menyebutnya mesin molen), Sujadi tak memerhatikan keselamatan kerjanya. Akibatnya baling-baling mesin menyambar sarung yang melingkar di lehernya hingga dirinya terseret dan terjerat oleh sarungnya sendiri. Korban baru ditemukan sejam setelah beberapa pekerja datang ke tempat pencucian wortel untuk bekerja.

“Korban ditemukan tergantung di mesin. Saat diturunkan, sarungnya hampir putus karena kencangnya lilitan dari baling-baling mesin itu,” ujar AKP Lisnaryadi, Kapolsek Pujon, Senin (30/8).

Sayangnya, Polsek tak bisa melakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban, karena minimnya pengetahuan warga setempat tentang penyelidikan pihak berwajib membuat korban langsung dikubur tanpa diketahui pihak kepolisian.

Kematian Sujadi dilaporkan warga sekitar pukul 20.00 WIB. Akibatnya, pihak Polsek hanya bisa mencari data di lokasi kejadian dan beberapa saksi, termasuk keluarga korban.

“Dari hasil keterangan yang kami kumpulkan, korban tak memiliki masalah dengan keluarga maupun tetangga di sekitarnya. Jadi kuat dugaan korban meninggal karena kecelakaan kerja,” beber Lisnaryadi.

“Sudah, kami sudah ikhlas kok, dengan apa yang menimpa keluarga kami. Tak perlu lagi diperpanjang,” tandas salah keluarga korban.nrea/fiq

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "