Madrid - Surya- Jose Mourinho memulai karirnya di Real Madrid dengan kekecewaan. Berambisi mendongkel kedigdayaan pelatih Barcelona, Josep Guardiola, selama beberapa musim terakhir, Mourinho malah menuai kecaman karena Madrid justru ditahan Real Mallorca 0-0 di pembuka kompetisi La Liga Primera Spanyol, Senin (30/8).
Kehadiran Mourinho sebenarnya membuat para suporter Madrid kembali bergairah menyambut musim baru dengan harapan mengakhiri paceklik gelar selama dua tahun. Tetapi, hasil 0-0 itu mulai memunculkan keraguan publik, apakah Mourinho memang bisa bersaing dengan Guardiola.
Mereka pantas mulai mengkhawatirkan kondisi tim setelah mandul di Iberostar Stadium, kandang Los Barralets Mallorca. Padahal, musim lalu Madrid mencetak rekor 102 gol, rekor gol terbanyak di liga Spanyol era modern.
Kambing hitam kegagalan Madrid mengoleksi tiga poin di pekan perdana itu tak lain adalah striker asal Argentina, Gonzalo Higuain, yang menyia-nyiakan tiga peluang emas. Hanya, memang terlalu dini untuk menyebut Madrid akan gagal mendongkel Barcelona meski mereka mengeluarkan dana 81 juta euro untuk merekrut enam pemain.
Mourinho juga menegaskan, hasil seri itu bukan sebuah kegagalan, apalagi awal bencana tak bisa merebut trofi La Liga Primera, akhir musim nanti. “Penting untuk bertahan dengan baik dan mencetak gol saat tak bermain bagus, dan hari ini kami tak bermain bagus,” terang Mourinho seusai laga. “Kami memang bertahan dengan baik, tapi gagal mencetak gol meski ada lima atau enam peluang emas.”
The Special One coba menanggapi kemandulan timnya itu dengan bijak. Dia mengaku memaklumi hasil tersebut, terutama karena menurutnya para pemain telah tampil solid. Hanya, mantan pelatih Inter ini tak membantah kekecewaan yang dirasakan karena Madrid belum cukup padu untuk bermain sebagai sebuah tim.
“Kami masih jauh dari bentuk permainan terbaik. Kami gagal mencetak satu gol untuk membuat perbedaan,” terangnya. “Saya memang kecewa, tetapi saya tidak akan menyalahkan pemain.”
Cerita sedih Los Merengues tersebut tak cukup sampai di situ, karena mereka mendapat pukulan tak kalah mengenakkan, yaitu cederanya pemain termahal dunia, Cristiano Ronaldo. Engkel kaki kanan CR7 itu kabarnya bengkak. Selain CR7, gelandang Lassana Diarra juga mendapat cedera hamstring.
Hasil kacamata di stadion yang dulunya bernama San Moix tersebut membuat Los Merengues tertinggal dari rival utama mereka, Barcelona. Guardiola praktis berada di depan Mourinho, untuk sementara ini, karena Barcelona menghancurkan Racing Santander, 3-0 di El Sardinero.
Bintang Piala Dunia milik Spanyol, David Villa, menjalani debut lebih mengenakkan ketimbang Mourinho. Mantan penyerang Valencia ini menyumbang satu gol kemenangan timnya, yang memulai kampanye mempertahankan gelar.
Villa mencetak golnya di menit ke-62, menanduk bola kiriman Daniel Alves. Dua gol Seperti biasa, kemenangan Barca tak lepas dari peran gelandang serang Andres Iniesta. Penampilan brilian Iniesta diawali pada menit ketiga, ketika ia mengirim umpan yang berujung gol dari kaki Lionel Messi.
Iniesta lantas mencetak gol di menit ke-33 lewat tendangan lob, memanfaatkan bola muntah umpan David Villa.nap/ret/van
Editor : jps