Batu - SURYA- Obat tradisional seperti jamu masih menjadi pilihan utama bagi sebagian warga Batu. Namun kesalahan pengolahan hingga takaran jamu mengurangi manfaatnya.
Untuk itu Dinas Kesehatan meminta lembaga-lembaga yang bergerak di bidang tanaman obat melatih pemilik toko jamu dan penjual jamu gendong sehingga manfaat jamu benar-benar dirasakan dan aman dikonsumsi.
“Selama ini pelatihan seperti itu belum ada di Batu. Kami pun sulit memberikan wawasan tentang jamu, mengingat latar belakang kami adalah medis,” beber Endang Triningsih, Kepala Dinkes Kota Batu, Kamis (29/7).
Apalagi Batu punya Balai Materia Medica yang diharapkan memberikan wawasan baru pada tukang atau toko jamu.
Usulan itu disambut baik oleh Kepala UPT Materia Medica, Husin R Mallaleng, yang mengaku akan siap memberikan layanan kepada warga Batu yang membutuhkan informasi lebih dalam tentang tanaman obat-obatan.
“Memang ini belum kami lakukan karena selama ini belum ada lembaga maupun organisasi masyarakat yang memintanya kepada kami,” tandas Husin.nrea
Editor : jps