Pasuruan - Surya- Theater Cuci Otak asal Pasuruan yang baru pulang dari festival teater di Manchaster, Inggris, disambut dengan gegap gempita serta isak haru komunitas seni Pasuruan, Rabu (28/7) malam.
“Kami sengaja memberikan sambutan kepada para kawan-kawan yang telah sukses tampil di Inggris. Kami bangga dengan prestasi mereka dan makanya mereka harus disambut semeriah mungkin. Meski kami harus patungan menggelar cara ini, namun kami merasa senang,” ujar Rendi, Panitia penyambutan.
Komunitas seni pantas memberikan sambutan luar biasa kepada kelompok teater yang berangkat ke Manchester tersebut hanya bermodal dengkul. Keberangkatan mereka ke negeri Ratu Elizabeth ini didanai Komisi X DPR RI serta Menpora Andi Mallarangeng.
“Sambutan sangat luar biasa dari para pemerhati seni dunia atas penampilan kami. Saya sangat bangga dan terharu dengan penampilan kawan-kawan saat itu dan membuat publik sangat terkagum,” terang A Rosidi, pimpinan Teather Cuci Otak kepada Surya, Kamis (29/7).
Lolosnya kelompok teater Cuci Otak dalam kompetisi tingkat dunia ini, setelah mereka mengalahkan kelompok teater lainnya dari 120 negara di dunia, seperti Palestina dan China
Berangkat dari Indonesia, 17 Juli lalu dan tiba di Manchester 18 Juli. Dengan persiapan dua hari, tanggal 20 Juli mereka tampil di atas panggung. Mereka tampil lagi di panggung terbuka, 25 Juli. Cerita yang mereka bawakan adalah Arok Dedes.nkur
Editor : jps