BEKASI -SURYA– Berlagak mau jadi nasabah, dua pria perampok berkali-kali menyetrum punggung dan kepala perempuan sales asuransi PT Prudential Life Asurance. Pelaku kemudian mendorong korban hingga keluar dari dalam mobil.
Perampok merampas Toyota Avanza B 1970 SY milik korban, Selasa (29/6). Upayanya gagal lantaran panik dikejar-kejar massa. Mobil menabrak mobil lain dan pelaku kabur menggunakan angkutan umum membawa tas milik korban berisi uang 200 dolar AS.
Di dalam mobil hanya tersisa buku asuransi, kartu identitas PT Prudential Life Asurance atas nama Erlita Silitonga.
Ketika mobil dirampas, Erlita Silitonga, 30, berjalan sempoyongan bersama Helen, 30, tetangganya. Mereka ditolong karyawan perusahaan aspal di Jl. Raya Kampung Setu, Bintara, Pk. 13:00.
Endang Widuri, 39, saksi, yang bekerja di perusahaan aspal, melihat ada dua wanita tarik-tarikan pintu mobil Avanza hingga pintu kanan bagian depan rusak.
Tak lama, mobil melesat meninggalkan dua wanita yang berlari minta tolong menuju lokasi perusahaan pembuat aspal tempat Endang bekerja. Sedikitnya 10 pegawai termasuk petugas keamanan setempat bereaksi.
JATUH PINGSAN
Helen jatuh pingsan, sedangkan Erlita dibonceng motor oleh pegawai pabrik mengejar pelaku, tapi kehilangan jejak. Pengejaran oleh massa berhasil menemukan mobil korban.
Menurut Endang, Helen dan Erlita mengaku sedang menunggu orang yang berjanji menjadi nasabah. “Dua pria datang mengaku akan menjadi nasabah tapi kemudian menyetrum dengan alat kejut bertenaga listrik dari arah belakang,” katanya. Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Ade Ari Syam Indradi, mengatakan masih memburu pelakunya “Erlita dibawa anggota untuk mencari pelaku sesuai alamat yang diberikan saat mendaftar jadi nasabah,” papar Kompol Ade Ari. yanto/B/Pos Kota
Editor : jps