Home » Surabaya Metro

Tewas, Kaki Terikat di Baling-baling Kapal

GRESIK - Surya- Suasana pagi Pelabuhan Gresik mendadak gempar, dengan penemuan sesosok mayat yang kaki kanannya diikat di baling-baling kapal layar motor (KLM) Karya Indah, Senin (28/6).

Mayat yang kemudian diketahui bernama Abdul Rahman, 68, warga Bone, Sulawesi Selatan itu, diduga korban pembunuhan tiga hari sebelumnya.

Saksi Saiful, 42, ABK KLM Suryan Raya, mengatakan, mayat itu pertamakali ditemukan pemancing yang muntah-muntah karena mencium bau busuk. Setelah didekati, ternyata ada kepala menyembul dari laut. Para ABK dan pekerja pelabuhan langsung menghubungi Polsek KP3 Gresik.

Kasatpol Air Gresik Iptu Bintara mengatakan, untuk mengevakuasi, pihaknya harus mengenakan peralatan selam, karena mayat tersebut diikat di baling-baling kapal. “Kondisi mayat banyak kulit dan daging yang mengelupas,” ujar Iptu Bintara.

Menurutnya, diduga korban dibunuh lebih dulu sebelum diikatkan di baling-baling kapal. Sebab, yang diikat hanya kaki kanan, dengan asumsi bila kapal bergerak baling-balingnya akan berputar sehingga jasad korban dengan cepat tergiling baling-baling dan tidak sempat menyembul ke permukaan. “Ternyata Tuhan berkehendak lain, sebelum niat itu tercapai mayat korban sudah lebih dulu muncul sehingga bisa diketahui,” ujarnya.

Kasat Reskrim AKP Fauzan Sukmawansyah mengatakan, ciri mayat mengenakan baju lengan panjang bergaris putih coklat, dan celana biru tua. Didompet hitam ditemukan Rp 162.000, dan kartu identitas.

“Kami hanya menemukan kartu angota Pelra (Pelayaran Rakyat) PT Tunas Jaya Elok atas nama korban, dan kartu nama bengkel. Namun, kartu anggota Pelra, setelah dicek, sudah tak berlaku lagi,” terangnya.nsan

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "