Home » Bisnis

Minat Tinggi, Tabungan Investasi Kian Diminati

SURABAYA - SURYA- Tingginya minat masyarakat untuk berinvestasi membuat perbankan semakin giat menawarkan produk-produk ber-bundling investasi. Bank ICB Bumiputera misalnya, tahun ini optimistis meraup Rp 250 miliar dana nasabah tabungan investasi.

Fund Feebase Income Group Head Bank ICB Bumiputera, Yose Parlinta mengatakan, produk investasi sangat diminati kalangan menengah ke atas. “Sejak di-launching di Jakarta pertengahan Juli 2008 responsnya sangat bagus. Kita bidik Surabaya karena jumlah nasabah premium di sini sangat besar,” kata Yose di sela launching tabungan investasi, pekan lalu.

Produk tabungan bundling investasi yang ditawarkan Bumiputera, merupakan kerjasama dengan PT NatPac Asset Management dengan pilihan komposisi tabungan dan investasi 20:80 atau 50:50. Imbal hasil yang ditawarkan lebih besar dibanding deposito yakni di kisaran 11,5–13 per tahun. Bandingkan dengan bunga deposito maksimal tujuh persen.

President Director PT NatPac Asset Management, Suharli Marbun menambahkan, sampai April 2010 dana kelola untuk produk ini mencapai Rp 500 miliar dengan total pemegang rekening 1.000. “Dana kelola Bumiputera sendiri Rp 150.000 miliar,” katanya.

Jumlah pemegang rekening tabungan di ICB Bumiputera secara nasional mencapai 300.000, kontribusi Jatim 30.000. Penghimpunan tabungan secara nasional Rp 1,1 triliun, target sampai akhir tahun Rp 1,4 triliun.

“Iklim investasi mulai membaik. Di beberapa bank besar ada nasabah-nasabah loyal yang masuk kategori market kami. Merekalah yang dibidik,” ujarnya.

Bank ICB Bumiputera mencatat penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) secara nasional per April 2010 mencapai Rp 7 triliun, Jatim Rp 600 miliar.

“Untuk mempercepat ekspansi produk tabungan bundling investasi ini kita mau buka empat cabang lagi di Sidoarjo, Palembang, Bandarlampung, dan Pontianak,” imbuh Yose.

Saat ini baru ada 67 cabang konvensional dan 25 cabang mikro. “Kita akan buka lima outlet cabang mikro lagi bulan ini, sebab target akhir tahun harus 50 outlet,” sambungnya. n ame

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "