JAKARTA - surya- PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) melakukan kerjasama dengan PT Pos Indonesia dalam penyaluran kredit kepada para pensiunan yang pembayaran uang pensiunannya dilakukan oleh PT Pos Indonesia.
Penandatanganan kerjasama yang dilakukan pekan lalu itu merupakan kelanjutan kerjasama serupa dengan PT Pos Indonesia yang telah dilakukan sebelumnya sejak tahun 2005.
“Dengan jaringan yang tersebar luas di seluruh Indonesia, PT Pos Indonesia merupakan mitra strategis dalam pembayaran pensiunan bagi anggota TASPEN dan ASABRI,” kata Handoyo Soebali, Direktur Business Banking CIMB Niaga.
Handoyo menambahkan, kerjasama itu memberikan kemudahan bagi para pensiunan untuk memperoleh dana pinjaman dari CIMB Niaga dimana pembayaran angsurannya dapat dilakukan melalui pemotongan gaji pensiunan oleh PT Pos Indonesia.
Perjanjian kerjasama itu sekaligus merupakan addendum dari kerjasama sebelumnya dengan perubahan fitur produk pemberian yaitu pemberian pinjaman bagi para pensiunan hingga sebesar Rp 100 juta dengan jangka waktu 10 tahun. Sedangkan produk sebelumnya, menawarkan jumlah kredit sebesar maksimal Rp 50 juta dengan jangka waktu maksimal 5 tahun.
Penandatanganan kerjasama itu sendiri dilakukan oleh Handoyo Soebali selaku Direktur Business Banking CIMB Niaga dan Deni Alexander H. selaku Direktur Teknologi dan Jasa Keuangan serta Setyo Riyanto selaku Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis PT Pos Indonesia.
Posindo merupakan mitra bisnis pertama CIMB Niaga dalam penyaluran kredit pensiun. “Penyaluran kredit pensiunan baru menjadi fokus bisnis di tahun ini. Kerja sama ini akan berlangsung hingga 2012. Dengan target penyaluran kredit pensiunan hingga akhir 2012 minimum Rp 500 miliar,” papar Handoyo.
Setyo Riyanto menambahkan, pihaknya optimistis kerja sama tersebut akan mengembangkan bisnis kedua perusahaan dan dapat menyalurkan kredit pensiunan secara efektif.
“Posindo memiliki 24.630 outlet yang tersebar di 3.740 tempat. Posindo menjamin bahwa CIMB Niaga akan menjangkau pensiunan diberbagai wilayah hingga pelosok,” ujar Setyo Riyanto.nkcm
Editor : jps