Ponorogo - Surya- Seorang tenaga kerja wanita (TKW) Ari Setyowati, 24, warga RT 02, RW 01, Dusun Krajan, Desa Singkil, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, dinyatakan tewas karena terjatuh dari lantai 12 Apartemen, rumah majikannya di Singapura. Kematian korban masih misterius. Sebab, korban baru bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah majikannya, Noorkiyah Binte Mohammed Noor, beralamat di BLK, Telok Blangah Heights, Singapura, sejak 12 hari lalu.
Kedatangan jenazah korban di rumah duka, Kamis (27/5) malam, langsung disambut isak tangis keluarga, termasuk ibu kandungnya, Waginem, 46. Sejak meninggalkan Ponorogo, janda itu meninggalkan dua anak yang masih balita.
Kakak korban, Joko, 27, mengatakan, mendapatkan kabar kematian adiknya dari perwakilan PT Tistama Arga Raya (SAR) di Ponorogo. Menurutnya, saat itu yang menemuinya adalah Kateno, 27, warga Desa Gupolo, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. Menurutnya, perwakilan PT itu memberitahukan bahwa adiknya tewas karena terjatuh dari lantai 12, Senin (24/5) lalu. Menurutnya, kabar itu disampaikan perwakilan PT ke keluarga, Selasa (25/5) malam. Sedangkan keberangkatan adiknya melalui PT SAR yang beralamat di Mataram Raya 10, Jakarta Timur.
Direktur Operasional PT SAR, Ignasius Ner, menyerahkan uang duka senilai Rp 5 juta dan agensi Singapura 250 dolar Singapura (sekitar Rp 1.650.000) ke keluarga korban.
“Kalau mengenai gajinya, kami belum tahu,” Katanya. n wan
Editor : jps