Modus Penipuan Buang Cek
LOWOKWARU - SURYA- Beragam jenis penipuan kini tumplek blek di Kota Malang. Modus terakhir adalah meletakkan dokumen dan cek palsu senilai miliaran rupiah di sembarang tempat dengan harapan penemunya termakan dan menjadi korban.
Kasus terakhir ini dialami oleh Heri P, mahasiswa yang tinggal di Jl Kertosentono, Kecamatan Lowokwaru, Rabu (28/4). Pemuda berusia 21 tahun ini sebenarnya berniat menolong mengembalikan dokumen dan cek justru berujung sial. Komplotan penipu malah menyedot uang tabungannya senilai Rp 3 juta dari bilik ATM.
Peristiwa yang membuat Heri pusing, karena hampir seluruh isi tabungannya hilang, bermula saat ia menemukan amplop cokelat berisi tiga lembar cek dan sebuah dokumen surat izin usaha perusahaan.
Matanya sempat berbinar saat menemukan amplop yang ditemukannya di pinggir jalan pada Rabu malam. Mendapatkan uang ratusan juta rupiah dengan instan terbayang dibenaknya ketika itu.
Akan tetapi, hati kecil mahasiswa perguruan tinggi negeri ini berkata lain. Amplop tersebut bukan haknya, dan harus dikembalikan kepada pemilik aslinya. Terlebih pada amplop tersebut tertera nama Iwan Setiawan serta sebuah nomor ponsel 081398946789. Meski tidak bakal mendapatkan duit itu, Heri pun menghubungi nomor tersebut.
Di ujung telepon, pelaku yang mengaku bernama Iwan tersebut mengucapkan beribu terima kasih karena barang miliknya diketemukan. Menurutnya, dokumen itu sangat berharga baginya. “Sebagai rasa terima kasih, orang itu menjanjikan saya uang Rp 20 juta kalau saya bersedia mengembalikan dokumennya,” kata Hari saat melaporkan kasus ini ke Polresta Malang.
Heri pun bergegas menuju bilik ATM di kawasan Jl Soekarno Hatta untuk menerima uangnya. Namun, bukan saldo tabungan yang bertambah. Dengan dipandu Iwan dari ujung telepon, Heri malah mentransfer uang tabungannya senilai Rp 3 juta. Kesadaran bahwa ia telah menjadi korban penipuan, Heri pun langsung melapor ke Polresta Malang. nwhy
Editor : jps