Home » Malang Raya

Pilot Project Sekolah Hemat Listrik

SUKUN - surya- Kota Malang menjadi duta Jawa Timur dalam pilot project Gerakan Nasional Hemat Listrik Masuk Sekolah. Tahap awal, SMKN 4, SMKN 6, SMKN 10, dan SMK PGRI 3, dijadikan sekolah contoh.

Penandatangan MoU program yang disponsori oleh GTZ (organisasi sosial milik pemerintahan Jerman) dan produsen lampu Osram ini berlangsung di SMKN 4, Rabu (28/4). Perwakilan Osram Indonesia, Oscar Jaul mengatakan, banyak kegiatan melibatkan keempat sekolah itu. “Salah satunya, kami mengganti secara cuma-cuma semua lampu di sekolah dengan lampu hemat energi. Meski sederhana, penelitian menunjukkan anggaran listrik dihemat 20 sampai 50 persen,” terang Oscar.

Oscar mengatakan, ada kemungkinan sekolah lain juga akan dijadikan sekolah hemat listrik, tergantung seberapa sukses tahap awal itu. “Parameternya, apakah tagihan PLN mereka setelah ini turun, atau sama saja,” terang Oscar.

Pemimpin program Verena Streidfert menerangkan, beberapa siswa juga akan dilibatkan dalam kampanye hemat listrik di luar sekolah. Teori tentang hemat energi juga akan dijejalkan dalam kurikulum, melalui modul yang diberikan ke seluruh siswa. “Di setiap sekolah nanti kami beri papan elektronik, yang menunjukkan berapa persen energi yang sudah dihemat sekolah,” kata aktivis GTZ ini.

Kepala Sekolah SMK PGRI 3, Santur Hidayat, berbangga menjadi satu-satunya sekolah swasta yang menjadi sekolah percontohan. Ia berharap, program ini bisa menekan tingginya angka penggunaan listrik di sekolah. “Coba bayangkan, berapa besar uang dan energi yang bisa dihemat kalau semua sekolah menerapkan kampanye ini,” ungkap Santur.n ab

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "