Beroperasi di Jatim, Jateng, dan Jakarta
SURABAYA - Surya- Anggota Polsekta Tegalsari berhasil menggulung lima anggota kelompok Makasaran yang merampok di kawasan Jl Dinoyo Surabaya.
Para pelaku yang diringkus jajaran polsek yang yang dipimpin AKP Ronny Tri Prasetya Nugroho adalah Sahar, 48, Dedi, 35, Nurdin, 30, Taufik, 40, dan Ipin, 20. Warga Makasar, Sulawesi Selatan, ini ditangkap satu persatu di Jakarta.
Dari tangan para tersangka, polisi menyita sembilan ponsel, tujuh jam tangan, buku tabungan, dan satu BPKB mobil. Barang-barang itu diduga hasil kejahatan.
Kapolresta Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi, Rabu (28/4), mengatakan, para pelaku ini tertangkap berdasarkan keterangan dari empat rekannya yang ditangkap sebelumnya, yakni Taripin, H Soni Syafi’i Malang, Tomi Haris, dan Riswan. Tiga tersangka terakhir dibekuk setelah ditembak kakinya.
”Dari keterangan tersangka terdahulu, lima tersangka terakhir ternyata geng mereka yang kabur ke Jakarta. Selama kurang lebih tiga hari, anggota kami ke Jakarta dan berhasil menemukan dan menangkap mereka,” jelas Dachi.
Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa komplotan ini tidak hanya beraksi di Surabaya, melainkan juga kota lain di Jatim, Jateng, dan Jakarta. Modus kejahatan mereka sama, yakni berpura-pura meminta bunga atau daun dari tanaman yang ada di halaman rumah korban, dengan alasan untuk obat.
Selanjutnya saat korban menerima dan menemani mengambilkan daun atau bunga, pelaku lainnya masuk dan mencuri barang berharga.
Bila ketahuan, mereka tak segan-segan melukai korban. ”Ini terlihat dari senjata tajam seperti parang dan gergaji yang mereka bawa dalam kantong dan tas,” lanjut Ronny menambah penjelasan Dachi.
Selain sembilan pelaku, ada juga dua anggota komplotan ini yang sudah ditangkap jajaran Polda Jatim, yakni Dedi dan Pahing. Di wilayah Surabaya Selatan, komplotan ini telah beraksi di dua tempat, yakni di rumah Ny Sandra, 73, warga Jl Dinoyo 22 dan Ny Lie Pie Ing, warga Jl Tidar.nrie
Editor : jps