Home » Jatim Raya

Bantah Pungut Biaya Otopsi TKI

Surabaya-surya- RS Bhayangkara Polda Jatim membantah adanya biaya otopsi sebesar Rp 540 juta yang dibebankan keluarga TKI asal Sampang yang tewas ditembak polisi Malaysia. ”Kami tidak pernah memungut biaya apapun untuk tindakan otopsi. Kami sudah ada anggaran sendiri,” kata dr Agus Triyono, Kepala Bidang (Kabid) Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jatim, Rabu (28/4).

Didampingi Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Pudji Astuti, Agus menjelaskan, pelaksanaan otopsi tiga jenazah TKI asal Sampang yang dilakukan di RS Bhayangkara tanggal 7 April 2010 lalu adalah atas permintaan Mabes Polri. Sebagai pelaksananya tiga orang dokter ahli forensik. Satu dokter forensik dari RSCM Jakarta, yaitu dr Mun`im Idris, dokter forensik dari FK Unair, dan dokter forensik dari RS Bhayangkara sendiri.

Dalam otopsi tersebut, mereka mendata dan analisa terhadap ketiga jenazah dan kemudian hasil analisa dan pendataan, termasuk sampel-sampel bagian dari jenazah, diserahkan ke Laboratorium Patologi. Laboratorium Patologi di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo, sehingga keluar awal Mei.

Terkait pengakuan Ghazeli, salah satu saksi kejadian di Malaysia yang menyebut biaya otopsi Rp 540 juta atau masing-masing jenazah Rp 180 juta, dr Agus memintanya untuk melapor dan menyebutkan siapa yang meminta.n rie

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "