SURABAYA-SURYA Kabar gembira bagi para kandidat Ketua DPD Partai Hati Nurani (Hanura) Jatim. mereka tetap bisa maju dalam panggung pemilihan meski tidak memiliki modal dukungan 30 persen suara, seperti persyaratan yang dirancang panitia pengarah dalam draft persyaratan calon.
“DPP menurunkan persyaratan dukungan minimal, menjadi 20 persen,” jelas Sudjatmiko, Ketua Panitia Pengarah Musda Hanura, Selasa (30/3).
Ketentuan 20 persen itu, kata Sudjatmiko, merupakan salah satu butir isi petunjuk pelaksanaan (juklak) musda yang diterbitkan DPP, dan diterima panitia musda kemarin.
Batas 20 persen tersebut setara dengan sembilan suara karena total yang diperebutkan berjumlah 44 suara. Terdiri masing-masing satu suara dari 38 DPC kota/kabupaten, dua organisasi sayap, DPD demisioner dan DPP.
“Ini bagus, calon yang muncul bisa lebih banyak, empat atu lima orang,” tuturnya.
Musda rencananya digelar Sabtu-Minggu (3-4/4) mendatang. Sedangkan nama-nama yang sudah meramaikan bursa kandidat antara lain, Sudjatmiko (Wakil Ketua DPD), Kuswanto (Wakil Ketua DPD/Ketua Fraksi Hanura-Damai DPRD Jatim), Liliek Endang Suparni (Wakil Ketua DPD) dan Edy Indrayana (Sekretaris). Dua lainnya, I Wayan Dendra (Ketua DPC Sidoarjo) dan Edy Wahyono (Ketua DPC Malang).
Di tengah perburuan dukungan, Ketua DPC Surabaya Dwi Sumik, kemarin menemui kandidat Kuswanto di kantor DPD dan menyerahkan dukungan tertulis.
“Iya tadi kami memang ketemu, kebetulan DPD punya acara bagi-bagi bingkisan untuk masyarakat. Kalau soal dukungan nanti pasti akan saya buka semua. Sekarang yang penting musda harus sukses,” tutur Kuswano, yang juga Ketua Bapilu Hanura Jatim tersebut.
Kuswanto menambahkan, musda yang digelar di Hotel Novotel tersebut rencananya akan dibuka Ketua Umum DPP Wiranto.nian
Editor : jps