Home » Berita Terkini

Presiden Datang, PKL Libur 3 Hari

Tulungagung - SURYA- Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal di sepanjang jalan utama Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, sampai lokasi peternakan kambing etawa di Desa Karangsono diminta tidak berjualan selama tiga hari mulai Selasa (30/3). Pelarangan itu terkait dengan kunjungan Presiden SBY ke Tulungagung hari ini (Rabu, 31/3).

Para PKL juga diminta membongkar lapak atau tempat berjualan semi permanen, seperti warung dari kayu, gerobak, maupun meja kayu. Penertiban yang dilakukan mendadak sekitar pukul 08.00 WIB kemarin, tidak ada pemberitahuan sebelumnya, sehingga para PKL kelabakan. Jono, 45 pedagang VCD dan bensin eceran mengatakan, dia hanya diberitahu bahwa Presiden SBY akan ke Ngunut. “Kemungkinan akan diminta tutup, tapi mendadak pagi ini kami diminta memindahkan gerobak dan tidak berdagang sampai Kamis(1/4),” tuturnya. Dia mengaku merugi sekitar Rp 75.000 – 90.000, karena tidak bisa berdagang selama tiga hari.

Namun, Plt Kabag Humas dan Protokol Pemkab Tulungagung, Achmad Pitoyo mengaku penertiban tersebut merupakan program rutin Satpol PP. Ketika disinggung mengapa dilakukan menjelang kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut, Pitoyo juga menyayangkan. Tapi cepat-cepat dia menegaskan, bahwa kebersihan dan ketertiban tentu harus dijaga, apalagi ada presiden datang. Soal ganti rugi pedagang, dia akan berkoordinasi dengan Dispenda. nais

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "