NEW YORK - SURYA - Kota New York mulai Selasa meningkatkan pengamanan sebagai pencegahan dengan mengirim polisi ke stasiun kereta dan bawah tanah. Langkan itu diambil menyusul dua ledakan bom bunuh diri di sistem kereta Moskow, Senin.
Berdasarkan laporan media setempat, polisi diperkenankan melakukan pemeriksaan acak terhadap gerbong kereta jika perlu. Kendaraan polisi dikerahkan ke tempat-tempat persinggahan di kota tersebut, dan personel yang ditugaskan ke stasiun kereta bawah tanah pada malam hari tetap berada di tempat tugas mereka sehingga mereka bertumpang tindih jam tugas dengan personel yang bertugas pada siang hari. Satuan khusus juga dikerahkan ke instalasi persinggahan.
Departemen Polisi New York (NYPD), Selasa pagi, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan departemen itu meningkatkan pengawasan sistem kereta bawah tanah di kota tersebut sebagai pencegahan atas reaksi terhadap pemboman di Moskow. “Sebagai reaksi atas pemboman di Moskow, NYPD meningkatkan pengawasan sistem kereta bawah tanah Kota New York,” kata jurubicara NYPD Letnan John Grimpel. Ia menambahkan, tak ada ancaman khusus terhadap New York dan tindakan itu merupakan pencegahan.
Dinas Transportasi Metropolitan kota itu, (MTA), mengakui adanya peningkatan pengamanan, tapi tak bersedia memberi perincian. Lembaga itu bertugas menangani kereta bawah tanah dan bus, serta kereta pinggir kota, dan jembatan serta terowongan.
Walikota New York, Michael Bloomberg, mengatakan, kota itu memang meningkatkan pengawasan, setelah para pejabat memperingatkan mengenai pemboman Moskow.
Sedikitnya 38 orang tewas setelah dua perempuan pembom bunuh diri meledakkan diri mereka di kereta bawah tanah Moskow pada jam sibuk di pagi hari, Senin.
aegi/ant/aki/oana
Editor : jps