Bogor - SURYA- DUA anak buah Kapolresta Bogor AKBP Nugroho Slamet Wibowo jadi korban pengeroyokan tiga pria. Peristiwa yang menimpa Pian (26) dan Devid (26) ini terjadi saat keduanya sedang berada di sebuah konter telepon selular samping Plaza Ekalokasari, Jalan Siliwangi, Bogor Timur, Selasa (30/3) petang. Akibat kejadian itu, kedua anggota Polri itu menderita luka di bagian wajah dan mulutnya.Kasus itu kemudian dilaporkan korban ke Polsek Bogor Timur.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian yang menimpa Pian dan Devid terjadi saat kedua korban sedang berada di sebuah konter telepon selular. Bersebelah dengan lokasi konter HP, terdapat sebuah kedai makanan. Saat itu, ketiga pria sedang berada di kedai tersebut. Diduga karena saling bertatapan mata, ketiga pria berperawakan tegap dan berambut cepak tidak bisa menerima dan mengampiri Pian dan Devid.
Devid dan Pian pun terlibat cekcok mulut dengan ketiga pria itu, sampai akhirnya perkelahian pun tidak terhindarkan lagi. Saat itu, tiba-tiba muncul tujuh pria lainnya yang ikut mengeroyok kedua korban.Tidak kuat menghadapi serangan pelaku, kedua korban lalu berlari menuju motor dan kabur ke kantor polisi.
“Sampai di motor pun saya masih dipukul sampai bibir saya sobek. Mata saya juga kena pukulan,” kata Pian saat ditemui di Mapolsek Bogor Timur.
Tidak hanya Pian, Devid juga dihadang pria lain saat hendak menuju motor. Pukulan pelaku, membuatnya jatuh tersungkur ke aspal.Kapolresta Bogor, AKBP Nugroho Slamet Wibowo saat dikonfirmasi soal kejadian itu mengaku belum mendapat laporan.
Hal senada juga dikatakan, Kasat Reskrim, AKP Irwansyah. “Saya belum terima laporan dua staf Kapolresta di keroyok. Coba saya cek dulu ya ke Polsek Bogor Timur,” ujarnya. Soewidia Henaldi/Warta Kota
Editor : jps