Bangkalan - SURYA- Malam belum begitu larut ketika warga Jalan/Desa/Kecamatan Burneh, Bangkalan dihebohkan suara benturan benda keras memekakkan telinga, Minggu (28/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Tiga tubuh bergelimpangan di jalan yang ruasnya sempit.
Ketiga tubuh korban yang terdiri dari bapak, ibu, dan anak ini adalah Jailani, 42, Zainab, 32, dan Zainal Abidin, 5, warga Desa Pacentan, Kecamatan Tanah Merah, adalah korban tabrak lari. Akibat kecelakaan tersebut, Jailani langsung tewas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan luka dibagian kepala.
Mungkin karena luka itu pula, pria yang baru saja dari Kota Bangkalan atau dari arah barat itu kehabisan darah. Sehingga nyawanya tidak tertolong. Sementara istri dan anaknya, meski sama-sama terpental beberapa meter, hanya mengalami luka lecet di lengan dan lututnya.
Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Samsul Muarif menuturkan bahwa kejadian memilukan ini berawal ketika mobil yang hingga kini belum diketahui jenis dan identitas pemiliknya, menyalip mobil di depannya dari arah timur hendak menuju Kota Bangkalan.
Namun, diduga sopir kurang waspada. Pada saat bersamaan muncul sepeda motor Honda dengan nopol M 6419 GS yang dikemudikan Jailani beserta keluarganya. “Ini murni kecelakaan akibat kelalaian sopir yang tidak memperhitungkan jarak pandang,” tuturnya,n st32
Editor : jps