Blitar - Surya- Sebanyak 1.200 personel gabungan dari Polres dan Polresta Blitar diterjunkan untuk pengamanan kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Blitar.
Para petugas diminta mewaspadai rute yang akan dilalui sepanjang jalur Malang - Blitar, karena rawan pohon tumbang.
Kabag Ops Polres Blitar, Kompol Samsudini mengatakan, terkait kedatangan Presiden SBY ke Blitar, pihaknya akan menerjunkan 800 personel gabungan dari berbagai unsur dan polsek. “Personel akan disiagakan mulai perbatasan Malang-Blitar di Selorejo, sampai Kota Blitar,” ujar Samsudini, Senin(29/3).
Selain jalur perbatasan Malang - Blitar sampai kota, personel juga mewaspadai kerawanan pohon tumbang. Karena di sepanjang jalur perbatasan sampai Kota Blitar, banyak terdapat pohon yang usianya sudah tua dan sewaktu-waktu rawan tumbang. “Jangan sampai ada pohon tumbang, pada saat rombongan Presiden SBY melintas,” jelasnya.
Samsudini menambahkan pengertian dan kesabaran pengguna jalan di jalur Blitar-Malang, kalau sekitar setengah jam sebelum kedatangan rombongan Presiden SBY jalur akan ditutup total. Steril dari segala jenis kendaraan, jadi jalur akan dibersihkan seluruhnya. “Sekitar pukul 18.30 WIB, kami mohon pengguna jalan dan warga masyarakat mengerti, kalau jalur utama tersebut kami tutup sementara sekitar setengah jam,” paparnya.
Seperti diketahui, hari ini, Selasa (30/3) Presiden SBY bersama rombongan dari Malang, rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Blitar. Di Blitar presiden akan bermalam di Hotel Tugu Sri Lestari, Jl Merdeka. Kemudian esok hari melanjutkan perjalanan ke Tulungagung, Ponorogo, dan terakhir di Pacitan.
Untuk pengamanan di wilayah Kota Blitar, polresta setempat akan menerjukan 400 personil yang mengamankan 67 titik. Personel gabungan dari intel, reskrim, brimob dan rantis sejak hari ini, sudah diterjunkan untuk melakukan pengamanan.nais
Editor : jps