Dedi Setyono
Pengamat
Masalah Pendidikann
dedi_setyono@yahoo.co.id
Sekolah swasta di berbagai daerah lebih dahulu dalam membuka pendaftaran siswa baru, walaupun waktu kelulusan masih lama. Harapannya, target pencapaian siswa siswa baru segera terpenuhi.
Hal tersebut berlaku bagi sekolah swasta sebagai sekolah unggulan dengan label SSN, RSBI, SBI, maupun yang sudah bersertifikat ISO. Segala upaya dilakukan untuk menarik calon siswa.
Hal yang menjadi momok wali murid, setiap awal tahun pelajaran baru adalah masalah dana pendidikan. Apalagi bagi mereka yang mau masuk ke jenjang yang lebih tinggi.
Walaupun musim pendaftaran siswa masih belum banyak yang dibuka, namun setidaknya orangtua telah mengalokasikan dananya untuk kegiatan itu.
Bagi sekolah negeri memang tidak begitu merasakan dampak fluktuasi siswa baru yang diterima, namun bagi sekolah swasta, membuat sekolah swasta berpikir dua kali demi kelangsungan hidup sekolah.
Walaupun telah mendapat bantuan operasional dari pemerintah terkadang hanya cukup menutupi kebutuhan operasional sekolah. Penentuan uang pangkal dan uang sekolah kadang menjadi bumerang bagi pihak sekolah dalam mencari pemasukan.
Pihak sekolah dengan persetujuan yayasan dengan pertimbangan matang menentukan uang sekolah yang pantas sesuai kondisi perekonomian.
Ada orangtua yang bersikap tidak mampu membiayai anaknya dengan berpura–pura punya tanggungan banyak, ditambah alasan penghasilan tidak menentu. Jika berurusan dengan sekolah mengenai dana alergi, namun memenuhi kebutuhan yang sifatnya pamer tidak sulit memenuhinya.
Marilah kita jalin kerja sama yang saling mendukung satu sama lain demi keberhasilan anak didik kita. Sekolah sebagai lembaga pendidikan bukanlah semata-mata mengedepankan tujuan profit oriented, namun visi dan misi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Jujurlah pada diri sendiri dan janganlah memiskinkan diri demi anak-anak kita.n
Editor : jps