Tujuh WNI Masuk Daftar Terkaya Dunia

Bill Gates Tergeser
Washington – Surya-
Jumlah orang kaya asal Indonesia di dunia bertambah. Jika tahun lalu lima orang, sekarang menjadi tujuh orang. Dua nama baru yang masuk daftar 1.000 orang terkaya dunia tahun 2010 versi majalah Forbes itu adalah Chairul Tanjung, bos TransTV, dan Low Tuck Kwong, bos Grup Bayan Resources.

Lima pengusaha Indonesia yang bertahan di daftar orang kaya 2010 adalah; Michael Hartono, Budi Hartono, Martua Sitorus, Peter Sondakh, Sukanto Tanoto.

Michael Hartono, 70, dan Budi Hartono, 69, kakak beradik pemilik perusahaan rokok Djarum, berada di posisi 258. Total kekayaan mereka masing-masing 3,5 miliar dolar AS atau setara Rp 32,2 triliun. Michael menguasai 49 persen saham di Djarum, sementara Budi memiliki 51 persen saham.

Kekayaan mereka juga didapat dari saham mereka di BCA. Keduanya juga menguasai kompleks Grand Indonesia, yang berdiri di lokasi bekas Hotel Indonesia.

Setelah itu ada Martua Sitorus, 50, di posisi ke 316 dengan kekayaan 3 miliar dolar AS (Rp 27,6 triliun). Martua pernah menjalankan bisnis udang saat masih remaja, namun kemudian beralih ke bisnis minyak kelapa sawit.

Martua membeli lahan pertanian pertamanya tahun 1994. Kemudian mendirikan perusahaan agrobisnis, Wilmar International, bersama keponakan laki-lakinya, Robert Kuok, yang juga pria terkaya di Malaysia. Martua juga menjadi salah satu produsen minyak goreng terbesar di Asia dan kini menetap di Singapura.

Selanjutnya Peter Sondakh, 58, menempati urutan 437, dengan kekayaan 2,2 miliar dolar AS (Rp 20,2 triliun). Ayah tiga anak yang tinggal di Surabaya ini merupakan pemilik Grup Rajawali, yang bergerak di sektor hotel, pertambangan dan perkebunan.

Peter pernah mendapatkan uang 350 juta dolar AS (Rp 3,2 triliun) setelah menjual sahamnya di Bentoel ke British American Tobbaco, Juni 2009. Ia juga melepas kepemilikan sahamnya di operator seluler Excelcomindo Pratama, lebih dari 400 juta dolar AS (Rp 3,6 triliun) tahun 2007.

Orang Indonesia kelima yang masuk daftar 1.000 terkaya dunia adalah, Sukanto Tanoto, 60, di urutan 536.

Sukanto memiliki kekayaan 1,9 miliar dolar AS (Rp 17,5 triliun). Sulung dari tujuh bersaudara ini merupakan pemilik perusahaan Asian Agri, yang memroduksi minyak kelapa sawit. Ia juga memiliki perusahaan pembuat kertas, April.

Sukanto putus sekolah di usia 17 tahun untuk mendukung keluarganya. Menurutnya, ia belajar bahasa Inggris secara otodidak dengan menerjemahkan majalah Readers Digest, Life, dan Newsweek.

Di urutan 828 ada nama Low Tuck Kwong, 61. Pemilik perusahaan batubara Bayan Recources ini memiliki kekayaan 1,2 miliar dolar AS (Rp 11 triliun). Awalnya ia berkerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya di Singapura. Kemudian ia pindah ke Indonesia tahun 1972 untuk mencari keberuntungan lebih.

Low Tuck Kwong sempat menjajal bisnis kontraktor gedung, kemudian beralih ke bisnis tambang batubara. Ia membeli tambang tahun 1997, lima tahun setelah menjadi WNI. Ia juga memiliki saham besar di Singapura, terdaftar dengan nama Manhattan Resources. Low memiliki kebun binatang di Kalimantan untuk merehabilitasi hewan-hewan dilindungi.

Yang terakhir, Chairul Tanjung, 47, di urutan 937. Bos Para Grup ini memiliki kekayaan 1 miliar dolar AS (Rp 9,2 triliun). Ia memiliki saham di beberapa bank, televisi swasta, dan memiliki lisensi franchise Baskin-Robbins dan mereka terkenal seperti Prada dan Jimmy Choo.

Bill Gates Tergeser

Sementara itu, posisi puncak orang terkaya dunia 2010 tidak lagi dikuasai William Gates alias Bill Gates, 54. Pendiri Microsoft ini tergeser ke posisi dua dengan kekayaan 53 miliar dolar AS (Rp 486,9 triliun). Padahal selama 14 kali berturut-turut dalam 15 tahun terakhir, Gates selalu menduduki posisi puncak.

Adalah Carlos Slim Helu, 70, pengusaha asal Meksiko yang menempati peringkat pertama dengan kekayaan 53,5 miliar dolar AS (Rp 491,5 triliun). Helu mendapat kekayaan dari bisnis telekomunikasi, salah satunya raksasa America Movil (AMX). Kekayaan Helu naik sekitar 18,5 miliar dolar AS selama setahun terakhir.

Sementara Gates, yang menempati posisi kedua, sebenarnya kekayaannya meningkat 13 miliar dolar AS (Rp 119,4 triliun) dibandingkan tahun lalu. Maklum saja, nilai saham Microsoft naik 50 persen dalam setahun terakhir.

Peringkat ketiga ditempati Warren Buffett, 79, dengan kekayaan 47 miliar dolar AS (Rp 431,8 triliun). Kekayaan pengusaha asal AS ini naik seiring naiknya nilai saham Berkshire Hathaway (BRK) senilai 10 miliar dolar AS (Rp 91,8 triliun)

Daftar tahun ini menunjukkan peningkatan jumlah orang kaya sebanyak 1.011 orang, dibanding tahun lalu 793 orang, meski tidak seperti tahun 2008 yang mencapai 1.125 orang. Tahun ini AS masih mendominasi daftar terkaya dunia sebesar 40 persen.

Munculnya nama Helu sebagai orang terkaya dunia, menunjukkan adanya ‘kontribusi’ dari negara-negara berkembang. Karen Blankfled, reporter Forbes menulis bahwa dari 10 orang terkaya di dunia, termasuk di antaranya dari India dan Brasil. “Ada penyebaran yang bagus, mengingat selama ini peringkat 10 besar selalu didominasi Amerika dan Eropa,” tulis Blankfled. nforbes/ap/tis

Dibaca: 986 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar