Jember Berpenduduk Miskin Terbanyak di Jawa Timur


SURABAYA
-: Kabupaten Jember merupakan daerah dengan penduduk miskin terbanyak di Provinsi Jawa Timur (Jatim). Gubernur Jatim Soekarwo di Surabaya, Rabu (10/3), menyebutkan, jumlah rumah tangga miskin (RTM) di Kabupaten Jember mencapai angka 370.000.

Sedangkan dari segi persentase, RTM tertinggi pada tahun ini adalah Kabupaten Sampang dan Kabupaten Bondowoso. “Sebagai gubernur saya bertanggung jawab mengeluarkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat miskin dan menyelesaikan program ekonomi makro,” katanya dalam lokakarya fasilitator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) Pedesaan itu.

Oleh sebab itu, lanjut dia, bantuan dana melalui PNPM itu hanya diperuntukkan bagi keluarga miskin. “Karena target dari PNPM adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat perdesaan dan mengurangi kemiskinan di Jatim,” kata Gubernur menambahkan.

Selain itu, PNPM juga lebih ditekankan kepada rumah tangga mendekati miskin yang saat ini jumlahnya mencapai angka 493.004. Jatim mendapatkan alokasi dana PNPM senilai Rp1,02 triliun dengan rincian setiap RTM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp2,2 juta.

“Jika digunakan untuk usaha, uang Rp2,2 juta itu sudah lebih dari cukup. Misalnya, Rp500 ribu untuk beli itik 30 ekor dan diternakkan. Kemudian Rp1,5 juta digunakan untuk ‘meracang’ (berdagang peracangan) dan sisanya untuk kegiatan usaha,” katanya.

Untuk itu, dia meminta seluruh fasilitator yang telah menerima surat perintah tugas dari Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Jatim untuk tetap bekerja dengan ikhlas.

Sementara itu, Kepala Bapemas Jatim, Totok Soewarto, menambahkan, PNPM tersebut dapat dikatakan sebagai program pemberdayaan masyarakat dengan memusatkan kegiatan bagi masyarakat paling miskin di wilayah perdesaan.

Program itu menyediakan fasilitas pemberdayaan masyarakat, kelembagaan lokal, pendampingan, pelatihan, dan dana Bantuan Langsung untuk Masyarakat (BLM). Besaran dana BLM yang dialokasikan sebesar Rp750 juta sampai Rp3 miliar per kecamatan, tergantung jumlah penduduk. ant

Dibaca: 531 kali

  • Editor : Satwiko Rumekso

Kirim Komentar