SURABAYA - SURYA- Para tukang becak ternyata memiliki kemampuan pengetahuan agama dan umum yang tidak bisa diremehkan. Itu terbukti dari antusias mereka meramaikan lomba cerdas cermat memperingati hari Mailud Nabi di Pasar Pahing Rungkut, Jumat (26/2).
Setidaknya 400 tukang becak dari beberapa pangkalan becak sekitar Rungkut mengikuti lomba cerdas cermat tiap kelompok terdiri dari tiga orang. Bukan hanya mengandalkan kemampuan, masing-masing kelompok juga menujukkan kreativitasnya dengan mengenakan kostum khusus dan hiasan becak yang berwarna warni.
Ada tiga sesi yang harus dilalui peserta selama lomba cerdas cermat. Selain materi keagamaan dan pemahaman ayat-ayat Alquran, panitia juga menyediakan pertanyaan menyangkut pengetahuan umum. Di babak final, tiga kelompok terbaik saling bersaing baik di sesi cepat tepat, makna ayat maupun sesi terakhir, adu ketangkasan.
“Kami latihannya ya menghafalkan ayat-ayat (Alquran) yang umum saja, yang lainnya ya belajar seadanya,” ujar Suparno salah satu peserta cerdas cermat.
Bersama dua rekannya, Ali dan Erik, Suparno meraih juara tiga. Tukang becak yang biasa mangkal di Pasar Pahing itu selama ini sudah biasa bergabung dengan beberapa tukang becak lain dalam perkumpulan dan pengajian khusu para tukang becak sehingga tidak mengalami kesulitan dalam persiapan mengikuti cerdas cermat.
Ketua Panitia acara dari Yayasan Nurul Hayat Malik Mulyono menjelaskan, acara yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membangun kebersamaan masyarakat. rey
Editor : jps