GRESIK - Surya- Hati-hati bila memiliki anak balita bermain sendirian. Seperti dialami Rochman, 35, dan istrinya Rowidah, 30, yang harus kehilangan anaknya, Ali, 2, karena tenggelam di kubangan dekat rumahnya, Desa Srowo Kecamatan Sidayu, Jumat (26/2) siang.
Sebelumnya, korban bermain bersama kakaknya Achmad, 4, di dalam rumah, sedangkan kedua orangtuanya sedang Salat Asar. Saat itulah, sang kakak ke luar rumah lalu disusul adiknya. Keduanya kemudian bermain di tepi kubangan di depan rumah. Kubangan itu tingginya nyaris rata dengan jalan desa.
Saat bermain itulah, Ali tiba-tiba terpeleset, sehingga tercebur dalam kubangan. Ketika itu kedua orangtuanya baru saja selesai Salat Asar berjemaah di rumah. Mengetahui hal itu Achmad langsung berlari sambil menangis, melapor kepada ibunya bahwa adiknya kecemplung (tercebur) kubangan. Mendengar laporan anak sulungnya, kedua orangtuanya langsung bergegas menuju kubangan.
Saat sampai di lokasi, kedua orangtuanya melihat posisi anaknya dalam keadaan tertelungkup. Yang terlihat hanyalah bagian punggungnya saja, sedangkan wajahnya menghadap ke bawah.
Rowidah yang histeris, langsung mengangkat tubuh anaknya dari kubangan yang saat itu ketinggiannya mencapai 40 cm. Saat tubuhnya diangkat, ia semakin histeris, karena Ali sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolsek Sidayu AKP Sofwan mengatakan bahwa kasus ini murni musibah. Untuk itu, ia mengimbau kepada orangtua untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi anaknya saat bermain.
”Apalagi perkampungan tersebut memang memiliki banyak kubangan yang tergenang air saat musim penghujan seperti ini,” katanya.
Sementara itu, warga Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, menemukan mayat laki-laki tergeletak di pinggir irigasi desa setempat, Jumat (26/2) sekitar pukul 08.00 WIB. Diduga, mayat tersebut telah tewas lebih dari tiga hari karena kondisi tubuhnya sudah menggelembung. Jenazah kemudian dibawa ke RSU Ibnu Sina untuk dilakukan visum.
Kapolsek Menganti, AKP Dedy Iskandar mengatakan, korban belum bisa diidentifikasi karena tidak ada identitas apa pun di tubuhnya. Hanya saja, diperkirakan usia korban 30 tahun, tinggi 170 sentimeter memakai kaos warna cokelat bercelana jens warna biru laut.
“Masyarakat yang merasa kelihangan anggota keluarganya, bisa melihat jenazahnya di RSU Ibnu Sina atau menghubungi Polsek Menganti atau Polres Gresik,” kata Dedy. n san
Editor : jps