LOWOKWARU - SURYA- Beberapa kampus, baik itu perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, ditengarai sering ‘mengarang indah’ saat mengisi borang, atau berkas pengajuan akreditasi. Hal ini dikatakan oleh Ketua LPM Universitas Islam Malang (Unisma), Prof Dr Masykuri Bakri, dalam seminar pelatihan pengisian borang di Unisma, Rabu (24/2).
Menurut Masykuri, meski tahu itu tidak etis dilakukan, praktik tersebut masih sering dilakukan banyak kampus. “Fasilitas dan kondisi yang tidak ada, diada-adakan dalam pengisian. Padahal mereka tahu itu salah,” kata Masykuri.
Kejujuran mengisi akreditasi itulah, yang menurut Masykuri menjadi inti pelatihan yang diikuti oleh seluruh kampus anggota Aptinu (Asosiasi Perguruan Tinggi NU) di Jatim dan Jateng, kemarin.
“Sudah seharusnya kampus mengisi borang dengan apa adanya. Karena kita tidak seharusnya membohongi calon peserta didik,” tambah Masykuri.
Unisma sendiri ditunjuk NU menjadi pelaksana pelatihan ini, karena dianggap sudah berpengalaman dalam pengisian borang. Selain itu, Unisma sudah memiliki tim penjaminan mutu, sehingga dianggap bisa membimbing kampus-kampus lain yang sama-sama berada di bawah naungan NU. ab
Editor : jps