LAMPUNG | SURYA Online - Ratusan ayam di Kota Metro, Provinsi Lampung, mati mendadak, diduga terserang virus flu burung.
“Awalnya ayam yang mati beberapa ekor saja. Namun, semakin hari semakin bertambah, yang mencapai ratusan ekor,” kata seorang peternak, Suyadi (31), di Kecamatan Metro Timur, Kota Metro, Lampung, Rabu (24/2/2010).
Suyadi mengaku tidak mengetahui sebab kematian ayam-ayamnya itu. Namun, saat ayam yang sebelumnya belum sakit, tiba-tiba esoknya sudah mati.
Ia juga mengatakan, petugas Dinas Pertanian (Distan) Kota Metro telah memberikan disinfektan. Namun, karena saat ini musim penghujan dan kurangnya penanganan yang berkelanjutan, ayam-ayam tersebut mudah terserang penyakit.
Saat hawa dingin dan musim penghujan kekebalan tubuh ayam memang menurun, sehingga ayam mudah terserang penyakit. Apalagi kalau tidak diberi penanganan berkelanjutan, maka ayam akan terserang penyakit kembali,” papar Suyadi.
Jaelani (40), peternak di Kecamatan Metro Utara, mengatakan, di daerahnya ditemukan sejumlah ayam mati mendadak, yang memang marak terjadi saat musim hujan.
“Sebelumnya kami menemukan ayam mati di daerah kami 5-10 ekor saja, namun kemudian bertambah hingga hari ini yang mencapai 200-300 ayam yang mati,” ungkapnya.
Ia berharap kepada dinas terkait segera mengambil tindakan untuk mengetahui apa penyebab kematian ayam tersebut. Hal tersebut sangat penting, terutama memberi penyuluhan mengenai bahaya dan cara penanganan flu burung bagi masyarakat.
“Sebab, kami tidak mengetahui harus berbuat apa saat melihat ratusan ayam mati mendadak,” ujar Jaelani.
Selain kerugian akibat banyaknya ayam yang mati, sejumlah warga juga mengkhawatirkan kemungkinan adanya penyebaran virus flu burung (H5N1) yang mematikan tersebut.
ant
Dibaca: 482 kali