Surabaya- Seorang siswa kelas I SMP PGRI Sedati hilang, diduga diculik dua lelaki asing sepulang sekolah, Selasa (09/02). Bayu Tri Anggoro, 13, warga Jl Haji Sukur III RT20/RW9 Sedati Gede Sidoarjo dilaporkan Mohammad Huda ayahnya ke Suara Surabaya diduga menjadi korban penculikan.
Diceritakan Huda, seperti biasa anaknya berangkat sekolah tadi pagi bersama Nugroho kawannya mengendarai sepeda motor Yamaha Mio warna biru nopol W 5323 PR. Namun sepulang sekolah sekitar pukul 12.00 WIB tadi, berdasarkan pengakuan Nugroho , di dekat pom bensin Sedati, sepeda motornya dipepet sebuah sepeda motor yang dikendarai dua orang tidak dikenal mengaku polisi.
“Dua lelaki yang mengaku polisi itu katanya mau menilang anak saya karena mengendarai sepeda motor tanpa helm,” kata Huda.
Kedua anak ini digelandang dua lelaki asing itu. Keduanya dipisahkan, masing-masing membonceng lelaki tersebut. Bukannya berhenti di dekat sana, ternyata mereka justru dibawa ke Surabaya. Sampai Surabaya, ternyata keduanya malah dipisahkan. Nugroho diturunkan di sekitar Jl Kupang. Sedangkan Bayu dan sepeda motornya berada entah di mana.
Di sana, seorang ibu menolong Nugrohoyang saat itu menangis. ABG ini diantarkan ke Polres Surabaya Selatan. Polres Surabaya Selatan kemudian menghubungi Polsek Sedati kemudian melaporkannya ke SMP PGRI Sedati.
Huda dan guru SMP PGRI Sedati saat berita ini ditampilkan sedang berada di Polres Surabaya Selatan untuk menjemput Nugroho sekaligus minta keterangan ciri-ciri pelaku yang membawa Bayu dan sepeda motornya.ss
Dibaca: 299 kali