Pasien Puskesmas Junrejo Was-was, Bangunan Retak Terancam Ambruk

Batu-Surya- Para pasien dan pegawai Puskesmas Kecamatan Junrejo was-was. Gedung puskesmas ini terancam ambrol karena kualitas bangunan yang buruk. Padahal belum setahun ini dibangun.

Susilawati, salah satu pasien, khawatir ketika hendak ke toilet. Hampir di semua dinding terlihat retakan memanjang sekitar delapan meter ke arah atas. Retakan terparah di dinding bangunan bagian belakang, tepatnya di dekat toilet. Kondisi bangunan semakin mengkhawatirkan saat sebagian besar asbes di ruang belakang puskesmas pun ikut retak dan beberapa ambrol.

“Saat hujan air juga merembes ke sejumlah ruang pengobatan terutama poli gigi. Itu karena di dekat bangunan yang retak juga ada tiang pemancar,” beber dr Rudi Yugiantoro, Kepala Puskesmas Junrejo Kota Batu, Senin (8/2).

Dikatakan, kerusakan dinding dan pondasi bangunan puskesmas sudah terjadi sejak tahun lalu dan pernah diusulkan pihak puskesmas ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk diperbaiki. Namun hingga kini belum ada respons. Akibatnya, kondisi bangunan makin parah.

“Tahun ini kami kembali mengusulkan (perbaikan) ke Dinkes, karena kepala dinasnya baru. Bisa jadi (kepala dinkes yang baru) belum tahu ini yang terjadi,” ungkapnya.
Retakan ini, merembet juga ke Kantor Dewan Perwakilan Desa (DPD) Junrejo dan Kantor PKK yang bersebelahan langsung dengan puskesmas.

Agar retakan tak merembet ke bagian lain di balai desa, pihak desa membongkar dan memasang pondasi tambahan di perkantoran mereka. “Jika terus dibiarkan retak, maka kantor kami juga akan ikut ambruk nantinya,” ujar Dayat, salah satu anggota DPD.

Dayat, menyayangkan kualitas bangunan yang ternyata hanya bertahan kurang dari setahun. Bangunan yang retak itu dibangun dengan menggunakan anggaran 2008 lalu, sebagai bagian dari perluasan puskesmas.
“Kami harap Pemkot Batu segera mempertanggung-jawabkan proyek yang mereka lakukan ini, sebelum memakan korban,” tandasnya.rea

Dibaca: 207 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar