Emas Senilai Rp 64 Juta Dikuras Pembantu Baru


SUKUN -SURYA-
Pemilik rumah sepertinya harus lebih waspada saat mempekerjakan pembantu rumah tangga. Terlebih jika asal-usul sang pembantu tidak jelas atau bukan dari rekomendasi seseorang atau dari perusahaan jasa pengerah pekerja domestik.
Seperti apa yang dialami oleh JG Niroto, 70. Warga Jl Simpang Dieng Utara, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini harus kehilangan aneka perhiasan emas dan berlian senilai Rp 64 juta yang diduga dicuri pembantu rumah tangga yang baru bekerja.

Berdasar laporan polisi, Minggu (7/2) pagi, Niroto bersama seluruh anggota keluarga pergi keluar rumah untuk ke gereja dan untuk menghadiri sebuah acara keluarga. “Sekitar pukul 14.00 WIB, saya dan keluarga pulang,” demikian lapor Niroto.
Dosen yang mengajar di berbagai perguruan tinggi di Kota Malang ini dikejutkan dengan kondisi pintu rumah yang tidak terkunci. Selain itu, Ika, pembantu rumah tangga yang baru bekerja beberapa pekan juga tidak ada.

Kegusaran Niroto bertambah, saat melihat uang Rp 3.000.000 di lemari, serta beberapa perhiasan emas, seperti gelang, kalung, anting-anting, seberat lebih dari 80 gram amblas.
Setelah sekian jam Ika tidak kunjung muncul, Niroto melaporkan masalah ini ke polisi. Anggota Polresta Malang dan Polsekta Sukun, saat ini terus memburu keberadaan Ika, yang diduga sebagai salah satu komplotan pelaku pencurian. why

Dibaca: 38 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar