Home » Berita Terkini

Pelapor Pembobolan Bank Capai 100 Orang

JAKARTA | SURYA Online - Dua minggu setelah kejahatan pembobolan bank mengemuka, Polri mengaku menerima 100 laporan dari nasabah yang menjadi korban pembobolan hingga Jumat (29/1/2010).

“Khusus di Bali ada penambahan jumlah pelapor. Data yang berhasil dihimpun pelapor di wilayah Bali sudah mencapai 45 orang,” kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Edward Aritonang, di Mabes Polri, Jakarta.

Sisanya, 55 pelapor lainnya berasal dari wilayah Jakarta, Lampung, Kalimantan, dan berbagai daerah lainnya. Ke-100 nasabah yang melapor tersebut berasal dari enam bank terkemuka, yaitu INK Bank, Cimb Niaga, Permata Bank, BCA, BNI, dan Mandiri.

Jumlah kerugian yang berhasil dihimpun Polri hingga Jumat, untuk aerah Bali mencapai angka Rp. 886 juta. Sedangkan di luar wilayah Bali mencapai lebih dari Rp 5 milliar.

Sementara itu, Polri kembali menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum dapat memastikan bahwa Fransiskus yang ditangkap di Jakarta beberapa hari lalu dan dituding sebagai dalang utama pembobolan bank adalah pelaku utama yang berada di balik pembobolan bank.

Polri membenarkan bahwa ada ketidaksesuaian modus operandi kejahatan yang dilakukan oleh Fransiskus dalam pembobolan bank, dengan modus operandi yang digunakan sindikat pembobolan bank di Bali. Fransiskus, selama beroperasi dengan bantuan Jammil telah berhasil meraup Rp. 105 juta dana nasabah di BCA.

roy/persda network

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "