DENPASAR | SURYA Online - Warga mengeluh dengan terjadinya pemadaman listrik bergilir kembali di Bali. Padahal, PLN Bali sejak 8 Januari lalu menyatakan tak akan ada lagi pemadaman listrik.
“Saya merasa kecewa dengan pelayanan PLN, karena sejak tanggal 8 Januari 2010 pihak PLN nyatakan tidak ada lagi pemadaman listrik,” kata Ketut Geriya warga Desa Batubulan Kabupaten Gianyar di Gianyar, Senin (25/1/2010).
Ia mengatakan, semestinya PLN harus mengantisipasi agar tidak ada pemadaman listrik tersebut. Apalagi pihak PLN telah mengumumkan lewat media massa, bahwa jaringan listrik di PLTG Gilimanuk sudah normal kembali setelah masa pemeliharaan sejak pertengahan Oktober 2009 atau sekitar empat bulan lamanya.
“Ini sungguh memalukan Bali, yang notabene sebagai daerah pariwisata, pasokan listriknya masih ‘byar pet’ alias hidup mati,” kata Geriya.
Hal senada juga diungkapkan James Martine, wisatawan asal Australia, pasukan listrik di Bali tidak bisa dijamin keberlangsungannya, buktinya sekarang mati lagi.
“Saya tidak merasa nyaman kalau penerangan seperti begini. Di negara kami kalau ada pemadaman listrik pasti ada pengumaman lewat media massa, tidak seperti ini yang tiba-tiba mati,” kata James yang sudah sering berlibur ke Pulau Dewata.
Semestinya, lanjut James, PLN dan pemerintah harus melakukan koordinasi jika akan ada pemadaman listrik. Sehingga pengumuman akan bisa disebarluaskan jauh-jauh hari dan masyarakat sudah bersiap untuk mengantisipasi dengan penerangan lain.
“Kalau sudah ada pengumuman pemadaman listrik, warga kan bisa bersiap-siap mengganti penerangan lain, seperti menyediakan lampu petromak atau lilin,” ucapnya.
Sementara, Humas PT PLN Distribusi Bali Agung Mastika saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik pada daerah tertentu, karena terjadi gangguan lagi di pembangkit listrik yang ada di Gilimanuk Kabupaten Jembrana dan di Pemaron Buleleng.
“Kami terpaksa melakukan pemadaman listrik, karena ada gangguan kerusakan pada pembangkit listrik di Gilimanuk maupun di Pemaron,” katanya.
Pihakny, tambah Agung, belum bisa menentukan sampai kapan listrik ini bisa normal kembali, karena di PLTG tersebut terjadi tergangguan cukup serius.
“Kami berupaya memperbaiki dulu, namun kami belum bisa menentukan kapan pasokan listrik ini akan normal kembali,” ucapnya.
Saat ini beban puncak listrik di Bali mencapai 493 megawatt (MW), sedangkan daya pasoknya hanya 562 MW yang disuplai dari pembangkit lokal di Bali maupun dari sistem Jawa-Bali.
ant
Dibaca: 403 kali
Alena
I recently came accross your site and have been reading along. I thought I would leave my first comment. I dont know what to say except that I have enjoyed reading. Nice site. I will keep visiting this blog very often.
Alena