Meningkatnya angka perceraian ternyata terjadi di mana-mana. Tak terkecuali di China. Sebuah perusahaan di Chongqing mempunyai cara unik untuk menghambat angka perceraian di kalangan karyawannya.
Setiap karyawan wajib menandatangani kesepakatan. Isinya, mereka harus mengembalikan hadiah berupa uang bila bercerai. Tak hanya itu, jumlahnya harus dua kali lipat yang diberikan.
Manajer perusahaan tersebut, Jia Lichun, mengatakan, dia harus memberlakukan peraturan itu karena 65 persen karyawannya dilahirkan pada tahun 1980-an.
“Anak muda sekarang tidak menganggap serius pernikahan. Masalah kecil saja bisa berbuntut perceraian,” ujarnya. n chn/kis
Editor : jps