Berita gembira datang dari Yenny Wahid, putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Wanita berkerudung itu kini sedang mengandung buah pernikahannya dengan politisi Partai Gerindra, Dhohir Farisi.
Hal ini diungkapkan perempuan bernama lengkap Zannuba Arifah Chafsoh ini dalam launching laporan akhir tahun Wahid Institute, Selasa (29/12) di Kantor PBNU, Jakarta. “Alhamdulillah, sekarang sudah masuk usia enam minggu,” kata Yenny yang didampingi suaminya Dhohir Farisi.
Kehamilannya ini bahkan tak diduga-duga oleh Yenny sebelumnya. Ia hanya mengaku merasa mual-mual dan pegal-pegal beberapa pekan belakangan ini. “Saya sempat mual dan pegal-pegal. Agak pusing-pusing begitu. Saya kira flu. Ternyata setelah saya cek ke dokter ternyata hamil,” katanya sumringah.
Meski baru pertama kalinya mengandung, kata Yenny, sejauh ini ia belum merasa ngidam makanan tertentu.
Sejauh ini, tambahnya, semua masih dalam kondisi baik. “Kalau ditanya mau laki-laki atau perempuan, dikasihnya apa ya, kita terima,” ujarnya yang disambut senyuman hangat dari sang suami.
Yenny menikah dengan Dhohir Farisi pada 15 Oktober 2009 lalu. Pernikahan itu bisa disebut sebagai pernikahan dua gen Nahdatul Ulama (NU). Faris yang kini anggota DPR RI dari Partai Gerindra, juga berdarah NU.
Keluarga besar Faris di Rangkang, Probolinggo, masih kerabat dengan tokoh-tokoh NU, seperti Tosari Wijaya (mantan Wakil Ketua DPR) dan Asnawi Latif (mantan Sekjen PBNU). Faris merupakan keponakan Bupati Probolinggo Hasan Aminudin yang merupakan Ketua DPW PKB Jawa Timur.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres yang saat itu masih dijabat Jusuf Kalla bertindak sebagai saksi dalam pernikahan putri Gus Dur itu. kcm
Editor : jps