Home » Berita Terkini » Jawa

TMII Buang Uang Rp 2M untuk Pesta Kembang Api

Jakarta - SURYA- Untuk pesta menyambut Tahun Baru 2010, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) akan menghabiskan uang Rp 2 Miliar hanya untuk kembang api
Pasangan Dadan dan Yanti, orangtua paling menggegerkan asal Sukmajaya Depok yang dianggap kabur meninggalkan keempat anak akibat terlilit hutang PJTKI, mungkin, paling merasakan betapa tidak adilnya dunia. Betapa tidak, di saat banyak orang merasa terhimpit ekonomi seperti dirinya, banyak pihak justru menghambur-hamburkan uang yang jauh manfaatnya untuk kemanusiaan.

Sebagaimana telah diberitakan banyak media, untuk menyambut malam Tahun Baru 1 Januari 2010 mendatang, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bakal meluncurkan pesta kembang api sebanyak 2010 tembakan. Tapi ini bukan soal banyaknya kembang api. Yang jadi masalah, total kembang api seberat 750 kg itu akan menghabiskan biaya sekitar Rp 2 miliar.

“Kembang api impor dari China, teknologi terbaru. Biaya memang cukup besar, kembang api ini saja ratusan juta. Totalnya hampir Rp 2 miliar karena kita juga menambah penerangan di titik-titik yang gelap,” kata Direktur Operasional TMII, Ade F Meliala dalam jumpa pers di kantor pengelola TMII, Jakarta, Ahad (27/12).

Menurutnya, pesta kembang api besar-besaran dan terdasyat ini diluncurkan dari 21 titik di Plaza Arsipel TMII, dan ada satu kembang api yang besar. Pesta peledakan kembang api ini akan berlangsung sekitar 25 menit. “Memang biayanya mahal dan besar,” jelasnya.

Karena itu, lanjut dia, harga tiket masuk TMII, khusus pesta akhir tahun ini, dinaikkan dari Rp 20.000 menjadi Rp 25.000 per orang. “Ini karena acara sangat banyak dan keamanan ditingkatkan,” tambahnya.

Sekedar tambahan, pesta akhir tahun yang terangkum dalam New Year Eve 2010 ini juga akan dimeriahkan penampilan Ari Lasso, grup band The Titans, serta pedangdut ibukota. Meliala berharap, pengunjung Tahun Baru ini mencapai lebih dari 100.000 orang. [jpr/www.hidayatullah.com]

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "