JAKARTA | SURYA Online - Tuhan ternyata punya rencana lain. Sebuah penghargaan kemanusiaan seharusnya akan diterima mantan presiden keempat RI, almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur), pada Januari 2010. Namun, sebelum penghargaan diterima, Gus Dur sudah lebih dulu menghadap-Nya, Rabu (30/12) petang di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
Penghargaan tersebut sejatinya akan diserahkan di Vermont, Amerika Serikat (AS). Hal itu dikatakan salah satu orang dekat Gus Dur, Hermawi Taslim, Rabu (30/12) malam kepada Kompas.
“Rencananya, Januari 2010, Gus Dur akan berangkat ke Vemont, Amerika Serikat, untuk menerima penghargaan kemanusiaan,” kata Hermawi.
Akan tetapi, Hermawi tak mengingat jelas institusi apa yang akan memberikan penghargaan tersebut. “Yang jelas dari Pemerintah Amerika Serikat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, penghargaan tersebut diberikan kepada Gus Dur karena dikenal sebagai tokoh antidiskriminasi dan tokoh Islam yang moderat. Selama menjabat sebagai Presiden, Gus Dur dikenal membuka keran kekakuan kebijakan yang diterapkan bagi kaum minoritas.
Salah satunya memberikan kebebasan pada masyarakat Tionghoa dan menjadikan hari raya Imlek sebagai hari libur nasional.
inggried dwi wedhaswary/kcm
Editor : Sugeng Wibowo