Home » Nasional & Politik

Januari Tim 9 PD dibentuk

SURABAYA-SURYA- Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Amir Syamsudin mengemukakan, pihaknya mentarget bulan Januari akan membentuk tim 9. Tim 9 tersebut untuk menjaring calon bupati, walikota, wakil bupati dan wakil walikota di Jatim.

Pada 2010 nanti, Jatim akan menggelar 18 Pilkada. Pilkada paling cepat digelar pada bulan Mei yang diselenggarakan oleh KPU Ponorogo dan Ngawi. Sedangkan paling akhir akan diselenggarakan di Pacitan dan Kota Blitar pada akhir tahun.

Sebagai partai pemenang pemilu 2009, Partai Demokrat hingga sekarang belum memiliki calon yang bisa diusung dalam Pilkada nanti. Hal itu karena tim 9 sebagai alat untuk menjaring calon belum terbentuk.
”Kami target secepatnya, karena unsurnya kan sudah jelas, ada DPP, DPD, DPC. Kami memang tidak boleh terlambat. Kami akan memilah yang segera dan ada yang masih lama. Mungkin Januari tim 9 akan terbentuk,” papar Amir kepada Surya, Selasa (29/12).

Sebagai partai pemenang, Partai Demokrat menjadi daya tarik bagi calon bupati dan walikota untuk berebut tiket rekomendasi untuk maju pilkada. Hal itu terlihat dari beberapa kandidat yang dikabarkan ingin mendapatkan rekom Partai Demokrat.

Di Kota Surabaya, misalnya, ada dua kader Partai Demokrat yang berebut tiket. Mereka adalah Fandi Utomo dan Arif Afandi. Keduanya bersaing ketat, bahkan mereka juga sama-sama bertarung mendapatkan kursi sekretaris DPD. Sementara, di Gresik, Ketua DPC Partai Demokrat, Samwil dan Sekda Gresik, Khusnul Kuluq juga dikabarkan akan maju memperebutkan rekomendasi Demokrat.
”Kami memiliki mekanisme penjaringan dengan cara melakukan polling. Dan semua sedang berjalan,” kata Amir.

Namun, Amir mengingatkan, bagi calon bupati dan walikota incumbent yang terjerat masalah koruspi tidak akan mendapatkan tiket. ”Kalau ada indikasi sasaran penyelidikan, tindakan mereka akan terlihat melalui penjaringan yang kami lakukan,” tukasnya.

Ketua DPD Partai Demokrat jatim, Ibnu Hadjar menyatakan tidak memiliki kendala dalam menjaring calon bupati dan walikota meski tim 9 belum terbentuk. Menurut Ibnu, semua elemen pengurusnya, mulai dari DPC dan DPD sudah bergerak menjaring calon.

”Internal DPC tidak ada masalah,” kata Ibnu.
Apakah calon incumben memiliki prioritas mendapatkan rekomendasi Dempkrat? Teman seangkatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjawab, ”Tidak ada jaminan incumben bisa menang,” terangnya.

Menurutnya, pihaknya tetap akan mengacu pada hasil survei yang dilakukan lembaga survei pilihan Demokrat. ”Saya punya pengalaman terhadap incumbent, dan mereka belum tentu juga menang,” katanya. iks

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "