Surabaya- SURYA- Rumah Tahanan Kelas I Surabaya di Medaeng sejak lama tidak sanggup menampung jumlah tahanan. Rutan yang disiapkan untuk kapasitas 545 tahanan saat ini menampung 1.630 orang. Jumlahnya tiga kali lipat dari yang seharusnya
“Rutan Medaeng sudah berlebihan atau overload. memeng mendesak diluaskan,”
Kata Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kanwil Depkum HAM Jatim, Djoko Hikma Hadi, Rutan Medaeg, Senin (28/12).
Menurut dia, setiap tahun jumlah tahanan yang masuk selalu lebih banyak dari jumlah tahanan yang keluar. Jumlah paling banyak adalah tahanan kasus narkoba. selebihnya adalah kasus kriminal murni. Namun diakuinya, rumah tahanan di Surabaya sejak pertama berdiri, hanya rutan Medaeng.
Namun menurut Joko, persoalan penuhnya tahanan tidak hanya milik Rutan Meadeng saja. di semua ritan dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Jatim, jumlah penghuninya melebihi kapasitas.
Dia mencatat lapas dan rutan yang ada hanya mampu menampung 10.382 orang tahanan. Namun Depkum HAM Jatim mencatat jumlah napi dan tahanan hingga saat ini mencapai 16.478 orang. Napi ini, tersebar di 22 lapas dan 13 rutan.
”Jumlah tahanan dan napi ini meningkat terus tiap tahun,” katanya. Bandingkan dengan jumlah napi dan tahanan di Jatim tahun 2008 lalu yaitu 15.647 orang.
Dia tidak menempik upaya membangun rutan dan lapas barui tersebut sudah dipikirkan sejak lama namun tidak pernah terealisasi. “Terbentur alokasi anggaran dan sulitnya mencari lahan. uca
Editor : jps