SURABAYA-SURYA- Masyarakat di luar Surabaya yang ingin merayakan malam pergantian tahun 2009-2010 di pusat kota pahlawan bakal sulit kesampaian. Pasalnya, jajaran Polwiltabes Surabaya akan menyekat beberapa ruas jalan masuk kota, demi menghindari penumpukan arus.
Penyekatan dilakukan mulai Bundaran Waru, Jl Berbek, Pondok Tjandra, Jl Mastrip, Kedurus, Sepanjang, Pagesangan, hingga Rolak Gunungsari. Penyekatan juga dilakukan di Ujung, Tanjung Perak, untuk mengantisipasi pengendara motor dari Bangkalan. Semua ini agar pengguna motor dari Sidoarjo, Mojokerto, Gresik, dan Pasuruan tak masuk kota.
“Pengendara motor langsung dikembalikan ke arah semula. Misalnya, dari arah Sidoarjo harus balik karena tidak boleh ke Surabaya,” tutur Kabag Bina Mitra Polwiltabes Surabaya AKBP Sri Setyo Rahayu, Senin (28/12).
Jumlah personel yang diturunkan untuk pengamanan Tahun Baru 1.960 orang, dengan rincian dari Polwiltabes Surabaya 383 personel, Polres Surabaya Utara 372, Polres Surabaya Selatan 343, Polres Surabaya Timur 232, Polres KP3 Tanjung Perak 326, Polres Gresik 360, dan Polres Sidoarjo 250 personel.
Sementara jumlah pos pengamanan dan pelayanan ada 43 unit yang tersebar di beberapa ruas jalan. Misalnya, di wilayah Surabaya Selatan ada 11 pos pengamanan. Pos itu di antaranya berada di Jl Polisi Istimewa, Pasar Kembang/Kedungdoro dan Surabaya Plasa (Jl Pemuda). Pos pantau itu dimaksudkan memonitor langsung pengguna jalan yang tengah euforia. “Masyarakat yang butuh bantuan jangan sungkan-sungkan. Polisi yang ada di pos pantau akan memberi pelayan yang terbaik,” kata AKBP Yayuk.
Jubir Polwiltabes Surabaya itu meminta agar warga merayakan malam pergantian tahun secara tertib. “Pokoknya pakai helm dan bawa kelengkapan surat kendaraan dan tertib di jalan. Jangan sampai trek-trekan,” ungkapnya.
Sebanyak 42 tempat hiburan malam juga dijaga ketat. Untuk itu akan diterjunkan tim khusus berbaju preman. Ia juga minta warga mewaspadai bergentayangannya perampas motor. Konvoi bisa jadi modus perampasan. Pengunjung mal, stasiun, terminal, dan termpat rekreasi, juga dimintai tak teledor, terutama terhadap pencopet. Ketika meninggalkan rumah juga diminta mengunci pintu rumah, mematikan kompor atau listrik. Polwiltabes Surabaya juga akan menangkap penyulut petasan, begitu pula yang knalpotnya blong dan bunyinya memekakkan telinga.
Layanan umum di kepolisian, lanjut Yayuk, tidak libur. Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) yang ada di Polres dan Polwiltabes Surabaya buka selama 24 jam. Petugas piket jaga setia melayani masyarakat yang melapor. “Kami tidak ada libur. Silakan masyarakat merayakan Tahun Baru, polisi yang mengamankan,” tuturnya. Sementara Kasat Lantas Polwiltabes Surabaya AKBP Agus Wijayanto menuturkan layanan SIM di Colombo dan SIM keliling hanya libur saat 1 Januari 2010 saja. “Besoknya sudah buka lagi,” katanya.
Penyekatan jalan juga akan dilakukan Polres Sidoarjo. Kabag Ops Polres Sidoarjo Kompol Tri Suhartanto menyatakan, ada tujuh titik jalan yang disekat saat malam pergantian tahun. Titik jalan itu di antaranya Jl Porong yang berbatasan dengan Pasuruan, Jl Prambon yang berbatasan dengan Mojokerto, Jl Krian yang berbatasan dengan Gresik dan bundaran Waru. “ Tidak kami blokade, hanya disekat saja, “ katanya, Senin (28/12).
Satu kompi personel akan disiagakan di GOR Delta Sidoarjo dan alun-alun kota. Pengamanan akan melibatkan 1.045 personel dari berbagai unsur kesatuan Polres Sidoarjo. Jumlah ini masih ditambah bantuan dari instansi lain, misalnya fasilitas mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran. “ Kami juga telah menyiagakan tujuh poskotis, “ imbuhnya. Sementara
Untuk mencegah warga konvoi, polisi menggelar pengamanan keliling. “ Beberapa wilayah rawan curanmor akan kami jaga, “ ujar Kasat Reskrim AKP Agung Pribadi.
Jelang pergantian tahun, Pemkab Sidoarjo memastikan pelayanan umum berjalan normal. Beberapa instansi pelayanan yang biasanya berjalan meski hari libur, dipastikan tetap akan beroperasi layaknya hari biasa. Termasuk RSUD Sidoarjo dan petugas pemadam kebakaran. “Dua instansi ini tetap melayani 24 jam seperti yang biasanya dilakukan, “ kata Sutjipto, Kabag Humas Pemkab Sidoarjo, Senin (28/12).
Meski belum memastikan bentuk acara penyambutan tahun baru, Sutjipto menyatakan berdasarkan tahun lalu, saat malam pergantian baru, rombongan Muspida Sidoarjo biasanya berkeliling ke sejumlah kecamatan. Ini sekaligus untuk memantau kondisi situasi wilayah Sidoarjo saat malam pergantian tahun.
Pihak Polda Jatim akan membackup pengamanan malam tahun baru dengan menerjunkan sedikitnya 4.500 personel di seluruh jajaran. Hal itu diungkapkan Kapolda Jatim Irjen Pol Pratikyo, usai apel personel Operasi Lilin 2009. Khusus untuk pengamanan di titik-titik keramaian, jajaran Polda Jatim telah menyiapkan pos pengamanan sebanyak 156 pos. Jumlah itu terpencar di seluruh Jatim dan diletakkan di titik jalan raya utama dan tempat-tempat wisata.
”Antara lain di jalur pantura Tuban dan jalur pantura Probolinggo, dan daerah-daerah yang menjadi target wisata warga masyarakat seperti di daerah Kota Batu, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Lamongan,” jelas Kombes Pol Pudji Astuti, Kabid Humas Polda Jatim. mif/ain/rie
Hujan Malam Tahun Baru
Surabaya - Surya
Hujan diperkirakan bakal mewarnai malam tahun baru 2010. Hujan akan turun sekitar pukul 18.00 WIB hingga tengah malam. Intesitasnya ringan hingga sedang.
“Tetapi pada detik-detik pergantian tahun kemungkinan tidak hujan, hanya berawan,” ujar Rofik, prakirawan Badan Metrologi dan Geofisika (BMG) Juanda, Senin (28/12).
Menurut Rofik, hujan diperkirakan turun di kawasan barat dan selatan. Sedangkan di tengah ada kemungkinan tidak hujan. Cuaca siang hari 31 Desember 2009 hanya berawan dan tidak turun hujan. Sedangkan malam hari berawan dan hujan.
Untuk data akuratnya, tambah dia harus di-update kembali sehari sebelum 31 Desember atau pada 30 Desember 2009. Kecepatan angin waktu pergantian tahun 5 - 20 km/jam. Kelembaban udara 75 - 93 persen. Suhu udara 28 - 30 derajad Celcius.
Selain Surabaya, tambah Rofik, hujan juga akan turun di beberapa daerah di Jatim. Terutama di bagian barat dan selatan, seperti di Mojokerto, Kediri, Blitar, Nganjuk, Pasuruan dan Lumjang. Kalau pada Senin (28/12) hujan turun di Surabaya, maka pada Selasa (29/12) kondisi cuaca di Surabaya akan berawan dan turun hujan. Arah angin tidak menentu karena sering berubah arah dengan kecepatan 5 - 30 km/jam. Suhu udara 24-33 derajad Celcius dan kelembaban 60 -94 persen.
Dari pantauan Surya, Senin (28/12), Surabaya diguyur hujan lebat dan terjadi genangan air di beberapa wilayah. Seperti di Pucang, Jemursari, Kali Rungkut, dan beberapa tempat lainnya.
Namun, genangan air tidak bertahan lama karena cepat kering. Kemungkinan karena sejumlah saluran air sudah berhasil dibenah sehingga aliran air lancar. jos
Editor : jps