Home » Malang Raya

Pasar Burung Diusulkan Pindah, Dinas Pasar Tak Setuju

Klojen-Surya- Ambrolnya tujuh lapak di Pasar Burung dan Ikan Splendid Kota Malang mengindikasikan kawasan daerah aliran sungai (DAS) Brantas memang rawan longsor. Padahal, bangunan yang berada di bibir sungai Brantas di Kota Malang itu bukan hanya Pasar Burung Splendid saja, tetapi juga ribuan rumah penduduk yang membentang mulai Tlogomas hingga Gadang.

Bahkan, hujan deras yang mengguyur Kota Malang, Sabtu (26/12), juga mampu menggerus dan melongsorkan plengsengan di Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, sepanjang 50 meter lebih. Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada rumah penduduk yang ikut menjadi korban. Padahal, di atas plengsengan itu merupakan kawasan padat penduduk.

Menyikapi kejadian ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, H Pujianto SE, mengatakan warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) Brantas harus lebih waspada. Politisi dari PAN ini mengimbau Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk memberi penyuluhan kepada warga guna membikin konstruksi bangunan yang kuat di sekitar DAS.

Soal ambrolnya sejumlah lapak di Pasar Burung Splendid, Pujianto berpendapat kalau memang melanggar sempadan sungai, bangunan harus ditertibkan. Daripada membahayakan pembeli dan pedagang, kata Puji, kalau perlu Pasar Burung dan Ikan Splendid itu direlokasi ke tempat yang layak dan memadai.

“Relokasi itu tidak boleh pilih kasih, misal hanya terhadap bangunan yang ambrol, tetapi harus seluruhnya” kata Pujianto ketika dihubungi Surya, Minggu (26/12).

Ke mana mereka harus direlokasi, menurut Puji yang juga politisi PAN ini terserah pemkot. Namun, tempat relokasi itu harus layak dan memadai. Terkait lahan Splendid nantinya, menurut Puji lahan itu dapat digunakan untuk wahana wisata seperti danau kota atau untuk memperluas Taman Rekreasi Kota (Tarekot), termasuk merelokasi binatang di Tarekot yang dinilai mengganggu pegawai pemkot.

Kepala Dinas Pasar Kota Malang, Drs J Hartono, dikonfirmasi terpisah, Minggu (27/12), mengaku sudah menerjunkan petugas ke lokasi lapak yang ambrol. Petugas itu juga sudah mulai menghitung anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki bangunan yang rusak.

Tentang usulan relokasi Pasar Burung dan Ikan Splendid seperti dilontarkan Komisi C, Hartono mengisyaratkan tidak setuju karena sampai saat ini keberadaan pasar itu tak mengganggu arus lalu lintas. Selain itu, pasar ini juga telah menjadi daya tarik banyak pengunjung.ekn

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "