KALIANDA | SURYA Online - Virus flu burung (H5N1) kembali menyerang puluhan unggas milik warga di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung. Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Selatan Agung Kusmartuti, Jumat (11/12), mengatakan, penemuan kasus itu sama seperti sebelumnya yakni dari laporan sejumlah warga yang unggasnya mati mendadak.
“Laporan tersebut berasal dari warga Desa Hajimena, Kecamatan Natar bernama Hartini dan Karmadi pemilik unggas yang mati mendadak,” jelas Agung.
Ia juga mengatakan, sesuai prosedur tetap (Protap) yang berlaku, pihak Disnak melakukan penyuluhan, penyemprotan desinfektan ke sejumlah kandang warga untuk mengantisipasi meluasnya serangan virus itu.
“Jumlah ayam milik warga yang mati mendadak mencapai 25 ekor, dan positif tertular flu burung,” kata Agung.
Pada Kamis (10/12), lanjut Agung, virus flu burung juga menyerang unggas milik warga di Desa Way Muli, Kecamatan Rajabasa Kabupaten Lamsel. Kasus tersebut juga diketahui dari laporan warga bahwa terjadi serangan flu burung dengan jumlah ayam mati mencapai 21 ekor.
“Setelah melakukan ‘rapid test’ ternyata seluruh unggas tersebut positif terinfeksi virus H5N1,” kata Agung.
Dengan demikian dalam dua hari terakhir di Lamsel terjadi dua kali penyerangan virus flu burung terhadap unggas milik warga di dua tempat berbeda dan letaknya berjauhan.
“Serangan virus hari ini ini bukan penyebaran kemarin, namun penularan antarunggas baru,” jelas Agung.
Agung mengharapakan masyarakat dapat berkerja sama dengan Dinas Pternakan untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung karena 17 kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan merupakan daerah endemis flu burung.
ant
Dibaca: 221 kali