Probolinggo-Surya- Konser artis anak raja dangdut, Ridho Rhoma, berlangsung ricuh di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan, Rabu (9/12) malam.
Kericuhan itu diduga disebabkan penjaga pintu pagar sisi sebelah timur memberi kelonggaran kepada penonton untuk memasuki lokasi, meski tidak memiliki tiket masuk seharga Rp 15.000 per orang.
Penonton gelap itu memasuki lokasi dengan berkelompok di kisaran tiga sampai tujuh orang sekali masuk.
Anehnya, ketika sekelompok wartawan hendak memasuki pintu sebelah timur, beberapa petugas berdalih, khusus wartawan diharapkan memasuki pintu masuk utama di sebelah utara stadion.
“Maaf mas, sampeyan kan punya kartu pers, masuknya lewat pintu depan saja,” ujar salah satu penjaga pintu berambut pendek.
Karena malas untuk berdebat, beberapa wartawan mengalah dengan memasuki pintu sebelah utara, yang merupakan pintu utama penukaran tiket masuk.
Sementara itu, Rhidho Rhoma dan Soneta 2 mulai memasuki lokasi sekitar pukul 21.30 WIB dan memulai beraksi di atas panggung sekitar pukul 22.30 WIB.
Ridho membawakan sedikitnya sepuluh lagu. Suasana masih terlihat kondusif ketika Ridho masih membawakan tiga lagu. Namun, menginjak lagu keempat suasana mulai memanas dan beberapa penonton terlihat berkelahi.
“Jangan kisruh ya,” ujar Ridho.
Untuk meyakinkan penonton, Ridho turun ke bawah panggung dan bersalaman langsung dengan penonton.
Kabag Ops Polres Probolinggo Kompol Hadi Prayitno ketika dikonfirmasi Surya mengatakan, kericuhan itu lantaran penonton yang tidak tertib dan saling sikut-sikutan.
Terkait penonton gelap tanpa tiket yang memasuki lokasi, Hadi Prayitno menduga itu salah satu faktor pemicu. “Petugas jaga di pintu masuk dari event organizer. Kalau polisi, hanya berjaga-jaga khawatir ada kericuhan,” katanya. st4
Dibaca: 62 kali