Carrefour Berniat Kembangkan Pasar Tradisional

Jakarta - SURYA- PT Carrefour Indonesia berniat mengembangkan pasar tradisional dengan memberikan bantuan sistem manajemen yang lebih modern. Pengembangan pasar tradisional ini untuk mengembangkan usaha para pedagang yang selama ini berusaha di sana.

“Sekarang kami sedang mengadakan studi bersama para pedagang di pasar tradisional. Studi ini untuk mengetahui secara detail apa dan bagaimana yang mereka inginkan,” kata Presiden Direktur Carrefour Indonesia, Shaffie Shamsuddin, di sela pembukaan Carrefour Market di Plaza Tendean, Jalan Kapten Tendean, Kuningan Barat, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (9/12).

Menurut dia, program ini untuk mendapatkan sinergi antara pasar modern dan pasar tradisional. “Namun kami membutuhkan komitmen yang kuat dari mereka untuk jangka panjang mengembangkan usaha mereka sendiri, memproduksi sendiri, dengan kualitas yang bagus,” katanya.

Untuk menjalankan program ini, lanjut Shaffie, pihaknya akan bekerja sama dengan PD Pasar Jaya dan para pedagang tradisional. “Rencananya adalah kita membuat satu pilot project dulu sampai berhasil. Jika berhasil akan dikembangkan dengan tempat-tempat lain. Awal tahun 2010 mudah-mudahan program ini bisa berjalan,” tuturnya.

Carrefour Indonesia, lanjut Shaffie, tidak membuatkan tempat usaha bagi mereka. “Saya tegaskan ini bukan pengembangan untuk Carrefour, tetapi untuk pedagang-pedagang di pasar tradisional untuk mengembangkan pelanggan mereka,” katanya.

Dukungan Carrefour, menurut Shaffie, antara lain berupa memberikan pembelajaran mengenai sistem usaha, pemasaran, pengelolaan tempat mengenai kebersihannya, serta bagaimana caranya menarik pelanggan. “Salah satu hal yang dibahas nanti adalah kebijakan harga yang memang agak sulit. Namun perlu penyeragaman,” katanya.

Carrefour market

Sementara itu, setelah mengakuisisi PT Alfa Retailindo, Tbk pada Januari 2008, Carrefour Indonesia meluncurkan supermarket dengan merek baru, Carrefour Market yang pertama di Indonesia yang terletak di Plasa Tendean, Kuningan, Jakarta Selatan. Sampai akhir tahun ini, dua Carrefour Market segera dibuka di kota Malang, Jakarta Timur.

Carrefour Market, merupakan supermarket yang dikembangkan Carrefour Indonesia setelah memperbesar kepemilikan saham di PT Alfa Retailindo hingga hampir mencapai 80 persen. Presiden Direktur PT Alfa Retailindo, Agoes P Adhie mengatakan bahwa Carrefour Market memfokuskan pada komoditas segar, seperti buah-buahan, sayuran, serta makanan dan minuman kebutuhan sehari-hari.

“Dari 14.400 item, hanya 2.000 item yang merupakan produk kemasan dan produk non-pangan. Semuanya adalah produk segar,” kata Agoes P Adhie.

Oleh karena itu, konsep Carrefour Market adalah menempatkan produk-produk segar di lokasi terdepan. “Carrefour bekerja sama dengan sekitar 4.000 pemasok dengan komposisi 70% adalah dari sektor UKM,” kata Agoes P Adhie.

Carrefour Indonesia kini memiliki 61 hypermarket dan 15 supermarket yang tersebar di kota-kota di Indonesia. Mirmo Saptono/wartakota

Dibaca: 425 kali

  • Editor : jps

Kirim Komentar